Atasi Pengangguran Sarjana, Binus Tekankan Kesiapan Kerja Sejak Kuliah
jpnn.com, JAKARTA - Rektor Binus University, Dr. Nelly, S.Kom., M.M., menegaskan institusi pendidikan tinggi yang berkualitas harus mampu memberikan nilai serta kontribusi nyata bagi masa depan setiap mahasiswanya.
Pernyataan tersebut disampaikan menyusul data terbaru dari Badan Pusat Statistik (BPS) yang mencatat angka pengangguran di Indonesia masih berada di level jutaan orang.
Mirisnya, data tersebut menunjukkan lulusan perguruan tinggi juga termasuk dalam angka pengangguran tersebut.
Di sisi lain, setiap tahunnya terdapat fenomena di mana ratusan ribu siswa di seluruh tanah air harus bersaing sangat ketat demi memperebutkan kursi di perguruan tinggi negeri (PTN) yang ketersediaannya sangat terbatas.
Berdasarkan data seleksi UTBK-SNBT 2025, tercatat lebih dari 860 ribu peserta yang mengikuti seleksi, namun daya tampung hanya berkisar 284 ribu kursi atau sepertiga dari total pendaftar intitusi negeri.
Melihat kondisi tersebut, Nelly memberikan pandangannya mengenai esensi pendidikan tinggi saat ini.
Nelly menilai kualitas pendidikan institusi sangat krusial, agar para lulusan perguruan tinggi memiliki kesiapan matang saat memasuki dunia kerja.
"Pendidikan tinggi pada dasarnya adalah investasi masa depan. Lebih dari sekadar nama institusi, yang terpenting adalah bagaimana kampus mampu mempersiapkan mahasiswa untuk menghadapi dunia kerja, sekaligus membekali mereka untuk terus relevan di tengah perubahan zaman," kata Nelly dikutip Sabtu (28/3).
Bukan sekadar, Binus mendorong pendidikan tinggi yang menyiapkan mahasiswa siap terjun di dunia kerja.
- Wendelyn Leo Dorong Mahasiswa Menjadi Jembatan Komunikasi Indonesia-Tiongkok
- Ratusan Mahasiswa Indonesia Kuliah Gratis di Rusia, Program Studi Ini yang Paling Diminati
- Jawab Kekhawatiran Orang Tua, BINUS University Hadirkan Ekosistem Pembelajaran AI yang Bijak
- Campus League 2026 Regional Jakarta Bakal Diwakili 3 Kampus untuk Level Nasional
- Karakter dan Mental Tangguh Penentu Keberlanjutan Karier di Dunia Kerja Internasional
- Kuliah Jurusan Psikologi, Dewi Perssik: Buat Aku Sendiri
JPNN.com




