Atlet Pelatnas Siap Uji Kekuatan di Sirnas Surabaya 2026
Setiap poin yang diraih akan dihitung dalam peringkat nasional dan menjadi bahan pertimbangan menuju seleksi tahap berikutnya.
"Kejuaraan ini masuk dalam kalender resmi PBSI. Poin yang didapat akan diakumulasi, lalu menjadi dasar untuk menentukan siapa saja yang berhak tampil di seleksi nasional di akhir tahun," tambahnya.
Dari sisi tuan rumah, kesiapan juga ditegaskan oleh Wakil Ketua Panitia Pelaksana Adi Nugroho. Dia menyebut pihaknya berusaha memberikan kesempatan seluas-luasnya bagi para atlet.
"Kami berupaya memberikan pelayanan maksimal dan menerima semua peserta yang mendaftar tanpa pembatasan jumlah," kata Adi.
Tingginya angka partisipasi dinilai tidak lepas dari posisi strategis Jawa Timur yang mudah dijangkau, sehingga memudahkan klub-klub dari berbagai daerah untuk ikut ambil bagian.
Menariknya, ajang ini juga diikuti sejumlah atlet Pelatnas yang turun di kategori dewasa. Kehadiran mereka menjadi daya tarik tersendiri sekaligus tolok ukur bagi para pemain dari klub.
Ricky menilai partisipasi atlet Pelatnas menjadi bagian dari proses evaluasi performa mereka di lapangan.
"Turnamen ini menjadi kesempatan untuk melihat sejauh mana kemampuan mereka saat menghadapi pemain di luar Pelatnas. Kami berharap mereka bisa menunjukkan kualitas terbaiknya," tambahnya.
PBSI memulai rangkaian Hydroplus Sirkuit Nasional A Jawa Timur 2026 yang berlangsung pada 13–18 April di Surabaya.
- Fadia/Amallia Jadikan Indonesia Open Tolak Ukur Jika Mampu Menang Lawan Wakil Korea
- Indonesia Open 2026: PBSI Cuma Pengin Pemain Tuan Rumah Tampil Tanpa Beban
- PBSI Ogah Ambil Risiko Paksa Raymond/Joaquin Main di Singapore Open 2026
- Ada PR Besar Leo/Daniel meski Baru Juara Thailand Open 2026, Apa Itu?
- PBSI Tak Halangi Gregoria Mariska Tunjung Mundur dari Pelatnas, Ini Alasannya
- Thomas Cup 2026 Jadi Pukulan Keras, PBSI Fokus Benahi Tim untuk Asian Games 2026
JPNN.com




