Awardee Pascasarjana Diajak Berkontribusi dalam Riset Perzakatan Nasional
jpnn.com, JAKARTA - Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) memperkuat peran penerima Beasiswa Pascasarjana atau awardee dalam pengembangan ekosistem zakat nasional melalui kegiatan Pembinaan dan Evaluasi Studi Beasiswa Pascasarjana yang digelar di Jakarta, Kamis (4/6).
Kegiatan bertema “Penguatan Kolaborasi dan Peran Riset Filantropi untuk Pengembangan Ekosistem Zakat Nasional” tersebut menjadi wadah bagi para awardee untuk memperkuat kolaborasi riset sekaligus menghasilkan rekomendasi yang mendukung penguatan pengelolaan zakat di Indonesia.
Dalam kesempatan tersebut, Idy Muzayyad menegaskan bahwa riset harus mampu menjadi instrumen yang memperkuat ekosistem zakat dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
Menurut dia, hasil penelitian para penerima beasiswa perlu terhubung dengan praktik pengelolaan zakat sehingga dapat menjadi dasar inovasi program serta perbaikan kebijakan di sektor perzakatan.
“Program-program zakat harus terus beradaptasi dengan perubahan zaman dan kondisi sosial-ekonomi masyarakat. Karena itu, hasil riset para mahasiswa pascasarjana perlu mampu memberikan rekomendasi yang dapat memperkuat efektivitas program dan memperluas dampaknya bagi masyarakat,” ujar Idy.
Dia menjelaskan, berbagai program pemberdayaan yang dijalankan Baznas membutuhkan dukungan riset berbasis bukti yang mampu menghadirkan solusi dan pendekatan baru. Temuan dari penelitian magister maupun doktoral, lanjutnya, tidak boleh berhenti sebagai karya akademik semata.
Selain itu, Idy menekankan pentingnya memperkuat literasi dan publikasi zakat melalui hasil penelitian para awardee. Menurutnya, karya riset yang berkualitas perlu dikurasi dan disebarluaskan agar dapat menjadi referensi bagi masyarakat, akademisi, serta pengelola zakat.
“Kami membutuhkan lebih banyak referensi dan publikasi yang berkualitas untuk memperkuat literasi zakat. Hasil-hasil riset yang baik harus diterbitkan dan dimanfaatkan sebagai bahan edukasi masyarakat sekaligus dasar pengembangan inovasi pengelolaan zakat,” katanya.
Awardee pascasarjana didorong berperan aktif dalam pengembangan riset guna memperkuat perzakatan nasional.
- Program Rumah Terang Sasar 102 Rumah dan Satu Masjid di Indramayu
- Sambut Harlah ke-28, PKB Serahkan Beasiswa kepada Siswa Sekolah Alam Arus Kualan
- Harlah ke-28 PKB, Siswa Arus Kualan Dapat Beasiswa Jejak Nusantara
- Nasib KIP 44.000 Mahasiswa Papua?
- Tanoto Foundation Buka Beasiswa TELADAN 2027, Simak Syaratnya
- Riset Hibah Kemdiktisaintek: Ungkap Strategi Komunikasi Politik Tangani Pekerja Migran yang Terjebak Online Scammer
JPNN.com




