Ayah Tewas Dianiaya, Tina Karina Minta Pelaku Dihukum Seberat Mungkin
jpnn.com - Ade Dedi, lansia berusia 62 tahun, harus kehilangan nyawanya setelah menegur pria mabuk yang diduga hendak mencuri di sebuah minimarket di Jalan AH Nasution, Kecamatan Panyileukan, Kota Bandung, pada Selasa (6/1/2026) dini hari.
Putri sulung korban, Tina Karina (40 tahun), mengaku keluarganya tak menyangka jika ayahnya yang sehari-hari bertugas sebagai petugas linmas itu menjadi korban penganiayaan.
Ia menceritakan, saat kejadian, ada warga yang mengadu kalau terjadi keributan di minimarket. Ade lantas menghampiri lokasi dan di sana terjadi cekcok.
"Bapak keadaannya bangun tidur, jam satu malam ada yang ke sini datang ke rumah. Terus bilang 'Wa Ade, wa Ade, itu ada orang yang mencurigakan di Alfa (minimarket)," kata Tina saat ditemui di kediaman korban, Rabu (14/1).
Sekitar 30 menit setelah ayahnya pergi ke minimarket, datang warga lainnya yang mengabarkan jika Ade pingsan setelah ditonjok oleh seorang pemuda. Ia dan ibunya kemudian datang ke lokasi, dan ditemukan ayahnya dalam kondisi sudah tak sadarkan diri.
"Ya, teteh langsung sigap sama suami, sama mamah ke depan, dan memang iya, sudah menemukan bapak dalam keadaan terkapar. Sama saya langsung dibawa ke rumah sakit, soalnya bapak sudah pingsan," tuturnya.
Berdasarkan informasi yang diterima Tina, pelaku bukanlah warga Panyileukan. Dia pun tak mengenal sosok pria yang membunuh ayahnya itu.
"Dari info-infonya, pelaku itu luar kota. Orang Depok," tuturnya.
Petugas linmas di Bandung tewas dianiaya setelah menegur pria mabuk. Anak korban berharap pelaku dihukum seberat-beratnya.
- Dana Operasional Belum Cair, Satu SPPG di Antapani Kulon Bandung Terpaksa Tutup
- Kolonel Mulyo Bantah Paspampres Terlibat Penganiayaan Ojol di Jakbar
- Bocah Berusia 3 Tahun di Palembang Tewas Terjebak Kobaran Api
- Ogah Mengalah, Pengendara Diduga Aniaya Sopir Ambulans
- Senapan Angin Meletus Saat Dibersihkan, Bocah 6 Tahun di Sukabumi Kritis
- Asyik Bermain di Tepi Sungai Cikapundung, Bocah 9 Tahun Tewas Tenggelam
JPNN.com




