Badai JLR: 4 Ribu Karyawan Dirumahkan
jpnn.com - Hari-hari ini, kecemasan sedang menggelayuti kantor pusat Jaguar Land Rover (JLR) di Inggris.
Raksasa otomotif yang selama ini menjadi simbol kemewahan Britania itu harus mengambil keputusan pahit: memangkas 4.000 karyawannya dalam dua tahun ke depan.
Bagi ribuan pekerja, kabar buruk itu tak lagi berjarak. Hanya dalam hitungan hari, selembar surel pemberitahuan akan mendarat di kotak masuk mereka.
JLR mencoba memperhalus pukulan ini dengan menawarkan skema pengunduran diri secara sukarela hingga 4 Oktober mendatang.
Pimpinan perusahaan, PB Balaji, berjanji akan mengawal proses penderitaan ini dengan rasa hormat dan keadilan.
Namun, di balik bahasa korporat yang santun, ada realita keras yang tak bisa ditutupi.
JLR sedang terdesak hebat dan harus menghemat biaya hingga £1,7 miliar demi bertahan hidup.
Industri otomotif memang sedang tidak ramah. JLR kejepit di berbagai lini.
Hari-hari ini, kecemasan sedang menggelayuti kantor pusat Jaguar Land Rover (JLR) di Inggris.
- MGS6 EV Melantai di Indonesia, Sebegini Perkiraan Harganya
- BYD Pamer Teknologi Flash Charging di Indonesia, Isi Daya Baterai Makin Ngebut
- Alasan Beli Mobil di OLXmobbi Bikin Kantong Lebih Tenang Seusai Transaksi
- Deretan SUV Changan Serbu Mal di Jakarta Hingga Batam
- Marc Marquez dan Shell Advance Bawa Performa Balap ke Masyarakat Indonesia
- MG ZS Hybrid+ Mengaspal di Palembang, Harga Mulai Rp315 Juta
JPNN.com




