Bagi Hasil

Oleh Dahlan Iskan

Bagi Hasil
Dahlan Iskan. Foto: dok JPNN.com

jpnn.com - Ada program "Reboan" di Kementerian Dalam Negeri Indonesia (Kemendagru). Tiap hari Rabu, Dirjen Otonomi Daerah Kemendagri menggelar "open house" khusus untuk bupati, wali kota, wakil mereka, dan para gubernur.

Keluh kesah para kepala daerah memang harus diberi muara. Kepala mereka sudah seperti mau meledak: sejak dana transfer pusat ke daerah disunat hampir sampai ke pangkalnya.

Dr Cheka Virgowansyah, sang dirjen, hadir memberi sambutan pada acara Disway Top Region Leader Awards untuk memberi penghargaan kepada kepala daerah berprestasi di Hotel J.W. Marriott, Jakarta, Kamis lalu.

Baca Juga:

"Yang diperlukan sekarang ini adalah kekuatan untuk mendengar," ujar Cheka setengah bercanda.

Cheka alumnus IPDN. Lantas ambil S-2 dan S-3 di Universitas Indonesia. "Saya pernah jadi wali kota sehingga tahu persoalan yang mereka hadapi" kata Cheka.

Ia memang pernah dua tahun menjadi penjabat wali kota Tasikmalaya, Jabar. Orang Tasik ingat: banyak gebrakan yang ia buat selama dua tahun di sana.

Baca Juga:

Cheka kini berusia 47 tahun. Ia orang Bengkulu yang lahir di Palembang. Nama depannya Cheka karena harus diawali dengan huruf "C". Itu karena Cheka anak ketiga –yang pertama pakai awal A (Aries) dan kakak kedua pakai B (Belly).

Sedang nama belakangnya yang Virgowansyah ada dua alasan: yang bagian depan untuk menggambarkan bitangnya Virgo. Tambahan "wansyah" menandakan kebiasaan orang Sumatera memberi nama: ada "syah" nya.

Keluh kesah para kepala daerah memang harus diberi muara. Kepala mereka sudah seperti mau meledak: sejak dana transfer pusat ke daerah disunat hampir ke akar.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News