Bahas Ketahanan Pangan, Ratusan Mahasiswa Lintas Kampus Berembuk di Yogya

Bahas Ketahanan Pangan, Ratusan Mahasiswa Lintas Kampus Berembuk di Yogya
Kegiatan bertema "Rembuk Pangan" digelar di Sleman, Yogyakarta, pada 9–10 September 2026. Foto: dok sumber

jpnn.com, SLEMAN - Rembuk Pemuda Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dan Dewan Eksekutif Mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta menggelar Forum Lintas Sektor untuk Ketahanan Pangan dan Gizi Indonesia.

Kegiatan bertema "Rembuk Pangan" ini digelar di Sleman, Yogyakarta, pada 9–10 September 2026.

Forum yang diikuti 170 peserta terkurasi itu mempertemukan kalangan mahasiswa, pelaku UMKM, akademisi, peneliti, hingga komunitas pertanian dari berbagai daerah. Baik Yogyakarta, Jawa Tengah, dan Jawa Timur.

?Sejumlah mahasiswa perguruan tinggi yang turut dalam agenda itu antara lain UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, UGM, UNY, Universitas Diponegoro (Undip), Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed), Universitas Brawijaya, UPY, UMS, UNS, hingga Universitas Muhammadiyah Malang (UMM).

Kehadiran lintas elemen tersebut untuk membahas dan merumuskan usulan kritis dan konstruktif berbasis policy brief yang akan diserahkan kepada pemangku kebijakan, termasuk Kementerian Pertanian dan Badan Gizi Nasional (BGN).

Para peserta juga menggelar deklarasi bersama untuk menjaga keberlanjutan ketahanan pangan di Tanah Air.

?Koordinator Rembuk Pemuda DIY Ahmad Makarim Pramudita menjelaskan bahwa ketahanan pangan merupakan pilar mendasar yang harus diwaspadai bersama oleh seluruh lapisan masyarakat demi mencegah krisis multidimensi di masa depan.

?"Kementerian Pertanian pernah menyatakan bahwa Indonesia dapat bertahan dari krisis sebesar apa pun, berilmu sebesar apa pun, kecuali yang namanya krisis pangan. Ini yang kemudian menjadi concern kita pada saat ini, mengapa pangan menjadi hal yang penting untuk sama-sama kita perhatikan," kata Pram, sapaan Ahmad Makarim Pramudita, di sela kegiatan itu, Kamis (10/9).

Kehadiran lintas elemen tersebut untuk membahas dan merumuskan usulan kritis dan konstruktif berbasis policy brief yang akan diserahkan kepada pemangku kebijaka

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News