Bahlil Jadi Cawapres Prabowo di 2029? Begini Analisis Efriza
jpnn.com - Partai Golkar diprediksi masih akan berada di barisan pendukung Presiden Prabowo Subianto pada Pilpres 2029.
Peneliti Senior Citra Institute Efriza menilai Golkar belum menunjukkan tanda-tanda serius untuk membangun poros sendiri.
Menurut dia, keputusan Munas dan sikap Ketua Umum Golkar Bahlil Lahadalia menjadi indikator penting posisi partai berlambang pohon beringin tersebut.
"Jika melihat posisi Golkar saat ini, skenario paling realistis masih bersama Prabowo, bukan membentuk poros sendiri," kata Efriza kepada JPNN.com, Kamis (11/9).
Dia mengatakan Golkar kemungkinan tetap menjaga ruang tawar menjelang Pilpres 2029.
Salah satu yang dapat menjadi bahan negosiasi ialah posisi strategis di pemerintahan maupun peluang kader Golkar menjadi cawapres.
Namun, Efriza menilai peluang Bahlil menjadi pendamping Prabowo bukan skenario utama.
"Bahlil mendampingi Prabowo meski mungkin secara politik, tetapi tidak akan menjadi skenario utama," ujarnya.
Partai Golkar diprediksi masih akan berada di barisan pendukung Presiden Prabowo Subianto pada Pilpres 2029.
- Prabowo: Pemadaman Karhutla di Taman Nasional Tanjung Puting Menjadi Perhatian
- Herman Deru Turun Langsung ke Titik Karhutla OKI, Aksinya Disorot Prabowo
- Heru Subagia: Merangkul Anies, Ganjar, dan Mahfud ke Kabinet Bukan Solusi Demokrasi
- Putu Rudana: Museum Perkuat Kepribadian Bangsa dan Muliakan Kebudayaan Nusantara
- Serius Tangani Karhutla, Presiden Prabowo Panggil Sejumlah Menteri ke Istana
- Arief Poyuono: Danantara Kunci Indonesia Keluar dari Jebakan Pendapatan Menengah
JPNN.com




