Bahlil Lahadalia Tegaskan Buka Pintu Berikan Data Terkait Korupsi Batu Bara
jpnn.com, KOTA TANGERANG - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menegaskan komitmennya untuk mendukung penuh penegakan hukum terkait kasus dugaan korupsi dan tindak pidana pencucian uang (TPPU) pengadaan pasokan batu bara.
Kementerian ESDM menyatakan siap membuka diri dan menyerahkan seluruh data yang dibutuhkan oleh aparat penegak hukum.
“Kita menghargai proses hukum ya, silakan. ESDM kalau dimintai data, kami akan kasih,” ujar Bahlil ketika ditemui setelah peluncuran Program Mandatori Biodiesel B50 di Rest Area Km 57 Tol Jakarta-Cikampek, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, Kamis.
Ia juga menyampaikan bahwa proses hukum yang berlangsung harus dihargai oleh berbagai pihak.
“Proses hukum kita harus hargai semuanya ya,” ujar Bahlil.
Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortastipidkor) Polri mengusut dugaan korupsi dan TPPU terkait pengadaan pemenuhan kebutuhan pasokan batu bara pada sejumlah pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) periode tahun 2018-2026.
Direktur Tindak Kortastipidkor Polri Brigjen Pol Robertus Yohanes De Deo, di Gedung Bareskrim Polri, Jakarta, Senin (6/7), menyebut bahwa terdapat tiga modus dalam kasus ini, yaitu dugaan manipulasi dokumen kualitas batu bara yang dikirimkan atau dipasok.
Kemudian, manipulasi terkait dengan kuantitas batu bara yang dipasok ke PLTU. Terakhir, dugaan penyimpangan yang mengakibatkan pembayaran atau harga kontrak tidak sesuai dengan kondisi pasokan yang sebenarnya.
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menegaskan komitmennya untuk mendukung penuh penegakan hukum terkait kasus TPPU pengadaan pasokan batu bara.
- Yulisman DPR Apresiasi Komitmen Presiden Prabowo dan Menteri ESDM Turunkan Harga BBM Nonsubsidi
- Tim 9 Didesak Temukan Pemilik Rp 476 M dan Emas 74 Kg di Rumah Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
- Kuasa Hukum Febrie Minta Jaksa Cari Pemilik Emas, Jangan Andalkan Pengakuan Tersangka
- Geisz Chalifah Diperiksa KPK soal Kasus Korupsi Rita Widyasari
- Kasus Korupsi Batu Bara Diduga Sebabkan Blackout di Sumatra
- KOMPAK Indonesia Desak Pengungkapan Orang Kuat di Balik Korupsi Eks Jampidsus Febrie
JPNN.com




