Bahlil Usul Pembentukan Koalisi Permanen, Puan PDIP: Urusan Politik Masih Jauh
jpnn.com, JAKARTA - Ketua DPP PDI Perjuangan Puan Maharani menyebutkan Indonesia saat ini sedang berduka setelah bencana banjir dan longsor menerpa Aceh, Sumatera Utara (Sumut), dan Sumatera Barat (Sumbar).
Dia pun mengajak semua elemen bangsa fokus ke urusan penanganan bencana ketimbang berbicara politik.
Hal demikian dikatakan Puan demi menjawab pertanyaan awak media menyikapi pernyataan Ketum Golkar Bahlil Lahadalia yang mengusulkan pembentukan koalisi permanen.
"Urusan politik masih jauh," kata putri Presiden kelima RI Megawati Soekarnoputri itu, Senin (8/12).
Puan menuturkan urusan politik bisa dibicarakan setelah penanganan banjir dan longsor dirampungkan.
"Jadi, kita bicarakan setelah kondisi dan situasi Indonesia kembali normal. Semuanya aman dan saudara kita pulih dan Indonesia normal lagi," ujar cucu Proklamator RI Soekarno itu.
Sebelumnya, Ketua Umum Golkar Bahlil Lahadalia menyarankan pembentukan koalisi permanen di pemerintahan era Prabowo Subianto demi menjaga stabilitas politik.
Bahlil berkata demikian saat berpidato di Puncak HUT ke-61 Golkar, Jakarta Pusat, Jumat (5/12) yang juga dihadiri Presiden Prabowo.
Ketua DPP PDI Perjuangan Puan Maharani menyebutkan pembahasan politik tidak elok dilaksanakan saat Indonesia diterpa bencana.
- 2027, Indonesia Setop Impor Bensin?
- Sekjen Golkar Ragu e-Voting Mampu Tekan Rendah Angka Praktik Politik Uang
- Kilang di Balikpapan Beroperasi, Bahlil: Bisa Hemat Devisa Rp 60 Triliun per Tahun
- 2026, Pemerintah Setop Impor Solar untuk SPBU Swasta
- Tak Cuma Setop Impor, Bahlil Sebut Indonesia Akan Surplus Solar Tahun Ini
- Pidato Saat Rakernas PDIP, Megawati Singgung Soal Politik Harus Dipakai Jadi Alat Pengabdian
JPNN.com




