Baku Hantam Anggota DPRD Riau Dipicu Hal Ini, Bikin Malu Golkar
Menurutnya, peristiwa tersebut merupakan tindakan yang memalukan dan mencoreng citra lembaga legislatif.
“Memalukan! Itu komentar saya yang pertama,” lanjut Doli.
Ia berharap pimpinan Partai Golkar di Riau segera memanggil kedua pihak yang berselisih untuk menyelesaikan persoalan secara internal agar konflik tidak semakin meluas dan melibatkan kelompok pendukung masing-masing.
“Saya berharap pimpinan Partai Golkar di sana dapat segera menyelesaikan urusan mereka, dengan memanggil mereka berdua, agar tidak memperpanjang persoalan, apalagi melibatkan antar kelompok masing-masing,” ujarnya.
Di akhir pernyataannya, Doli menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat Riau atas insiden tersebut.
“Atas nama Partai Golkar saya menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat, khususnya masyarakat Riau yang pasti tidak nyaman melihat peristiwa tersebut,” tuturnya. (mcr36/jpnn)
Doli Kurnia menyebut baku hantam di DPRD Riau bermula saat rapat pembahasan anggaran, ketika Eet menyampaikan pernyataan yang dinilai memojokkan Parisman.
Redaktur : M. Fathra Nazrul Islam
Reporter : Rizki Ganda Marito
- Ketua Komisi I DPRD Kota Bengkulu Bambang Hermanto Diduga Terima Uang Suap
- Anggota DPRD Kota Bengkulu Vinna Ledy Diduga Kecipratan Duit Proyek PUPR
- Pimpinan DPR Siap Mundur Demi RUU Perampasan Aset, Idrus: Uswatun-Hasanah
- Ini Rumah Vinna Ledy di Jaksel yang Disita KPK
- Anggota DPRD Terdakwa Kasus Penganiayaan Ini Minta Status Tahanan Kota
- Anggota DPRD Kota Bengkulu Vinna Ledy Diduga Terima Aset Mewah dari Pengusaha
JPNN.com




