Balas Kritik Sudirman Said, Jarnas Prabowo-Gibran: Keberlanjutan Pembangunan Harus Dijaga
Soal Koperasi Desa Merah Putih, dia minta publik bersabar karena program tersebut dinilai masih berproses.
"Koperasi Merah Putih masih berproses. Program sebesar ini memang membutuhkan waktu untuk mencapai hasil yang maksimal,” ucapnya.
Nasarudin juga menyorot langkah penertiban lahan sawit dan tambang ilegal di kawasan hutan. Kebijakan itu disebut sebagai indikator menguatnya posisi negara dalam mengelola SDA.
“Melalui penertiban kawasan sawit dan tambang di dalam kawasan hutan, negara berhasil menyelamatkan aset bernilai triliunan rupiah. Negara mulai hadir secara nyata dalam mengelola kekayaan nasional,” katanya.
Menurut dia, langkah tersebut membuat Indonesia semakin berdaulat.
"Kami mulai merasakan bahwa Indonesia menjadi tuan di negeri sendiri,” ujar Nasarudin.
Nasarudin turut membela intensitas diplomasi luar negeri Presiden Prabowo. Dia menilai kunjungan ke luar negeri penting untuk memperkuat posisi Indonesia di tengah persaingan global.
“Indonesia adalah negara besar dengan kekayaan sumber daya dan jumlah penduduk terbesar keempat di dunia. Presiden perlu membangun hubungan internasional dan menjaga kepercayaan investor,” katanya.
Ketua Jarnas for Prabowo-Gibran, H. Nasarudin membalas kritik mantan Menteri ESDM Sudirman Said terhadap pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
- Prabowo Sebut Kopdes Merah Putih Bakal Tingkatkan Kesejahteraan Rakyat
- Luis Figo dan Jokowi Sama-sama Menjagokan Prancis Juara Piala Dunia 2026
- Dukung Arahan Prabowo, Ketum LOGIS 08 Minta Aparatur Negara Berbenah dan Tingkatkan Integritas
- FKN-08 Gelar Konsolidasi Rakyat Organisasi Relawan Pendukung Prabowo, Sepakati 4 Hal Penting
- Marhaenisme Metode Berpikir, Dibedah di Museum Multatuli untuk Gen Z
- Bawah Bantal
JPNN.com




