Sabtu, 16 Februari 2019 – 06:02 WIB

Bamsoet: Dunia Akan Apresiasi Indonesia Jika Pemilu 2019 Sukses

Rabu, 23 Januari 2019 – 12:16 WIB
Bamsoet: Dunia Akan Apresiasi Indonesia Jika Pemilu 2019 Sukses - JPNN.COM

jpnn.com, KEBUMEN - Ketua DPR RI Bambang Soesatyo berharap Pemilu 2019 yang tinggal beberapa hari lagi harus berjalan damai, kondusif, dan aman.

Menurut dia, keberhasilan pelaksanaan pemilu yang dilakukan dalam satu waktu untuk memilih anggota DPRD kabupaten/kota, DPRD provinsi, DPR RI, DPD RI, serta presiden akan menjadi catatan dunia akan kesuksesan pesta demokrasi di Indonesia.

"Ini pertama kalinya dalam sejarah dunia sebuah negara menyelenggarakan pemilu yang menggabungkan lima pemilihan mulai dari tingkat DPRD tingkat kabupaten/kota hingga ke pemilihan presiden. Jika kita berhasil menyelenggarakan pemilu tersebut, dunia akan mencatat dengan tinta emas. Namun, jika pemilu yang dilaksanakan gagal dan ricuh, maka dunia akan mencemooh kita," ujar Bamsoet saat melantik Koordinator Desa (Kordes) tim Pemenangan Bambang Soesatyo, di Posko dan Rumah Aspirasi Bambang Soesatyo Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah, Selasa (22/1).

Legislator Dapil VII Jawa Tengah yang meliputi Kabaputen Kebumen, Purbalingga, dan Banjarnegara ini berharap Pemilu 2019 menjadi ajang untuk lebih merekatkan kembali persatuan dan kesatuan bangsa.

Menurut dia, perbedaan dalam pilihan politik adalah hal biasa dan jangan dijadikan sebagai alasan memecah NKRI.

"Pemilu adalah momentum untuk membangun bangsa Indonesia ke depan lebih baik lagi. Jangan jadikan persaingan dan perbedaan dalam pemilu sebagai bibit-bibit perpecahan serta disintegrasi bangsa," tegas Bamsoet.

Kepala Badan Bela Negara FKPPI ini mengingatkan seluruh elemen masyarakat, khususnya para elite politik, untuk bersama menjaga kesejukan tensi politik saat ini.

"Elite politik harus mampu memberi contoh yang baik kepada seluruh masyarakat Indonesia dengan mengedepan kepentingan bangsa dan negara. Elite politik harus mampu meredam potensi gesekan antarpendukung di akar rumput. Di antaranya, dengan tidak ikut memprovokasi melalui penyebaran hoaks dan ujaran kebencian," kata Bamsoet.

SHARES
Sponsored Content
loading...
loading...
Komentar