JPNN.com

Bamsoet: Orang Itu Meninggal Mendadak karena Serangan Jantung, Bukan Terkena Virus Corona

Kamis, 13 Februari 2020 – 18:09 WIB Bamsoet: Orang Itu Meninggal Mendadak karena Serangan Jantung, Bukan Terkena Virus Corona - JPNN.com
Ketua MPR Bambang Soesatyo bertemu jajaran direksi Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM), Jakarta, Kamis (13/2/20). Foto: Humas MPR

jpnn.com, JAKARTA - Ketua MPR RI Bambang Soesatyo mengajak para dokter dan tenaga medis di berbagai rumah sakit, serta Kementerian Kesehatan, untuk terus mensosialisasikan gerakan hidup sehat kepada masyarakat.

Terutama dalam mengantisipasi peyebaran virus Corona, yang kini oleh WHO diganti namanya menjadi Covid-19, agar masyarakat tak menjadi korban hoaks serta menimbulkan kegaduhan.

"Di berbagai media sosial maupun WhatsApp group banyak beredar video orang meninggal mendadak yang informasinya dikarenakan virus Covid-19. Padahal menurut jajaran dokter dan direksi RSCM serta Kementerian Kesehatan, informasi tersebut hoaks. Orang tersebut meninggal karena serangan jantung. Virus Covid-19 tak menyebabkan kematian mendadak, melainkan ada gejalanya terlebih dahulu seperti flu, panas, hingga pneumonia. Namun masih bisa diobati. Yang bisa menyebabkan kematian mendadak adalah serangan jantung dan stroke. Edukasi seperti ini sangat penting, agar rakyat tak menjadi korban hoax dan tak menimbulkan ketakutan yang berlebihan," ujar Bamsoet usai bertemu jajaran direksi Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM), Jakarta, Kamis (13/2/20).

Turut hadir Anggota Komisi I DPR RI Syafullah Tamliha (F-PPP) dan Duta Besar Indonesia untuk Kerajaan Maroko merangkap Republik Islam Mauritania Hasrul Azwar.

Jajaran direksi RSCM yang hadir antara lain Direktur Utama dr. Lies Dina Liastuti, Direktur Medik dan Keperawatan Dr. dr. Sumariyono, Direktur Pengembangan dan Pemasaran Dr. dr. Ratna Dwi Restuti, Direktur Sumber Daya Manusia dan Pendidikan Dr. dr. RA. Trimartani, Direktur Keuangan Haris Fadilah.

Turut hadir Direktur Pelayanan Kesehatan Rujukan Kementerian Kesehatan dr. Tri Hesty Widyastoeti Marwotosoeko, serta Staf Ahli Kementerian Kesehatan dr. Roby.

Mantan Ketua DPR RI 2014-2019 dan Kepala Badan Bela Negara FKPPI ini mengungkapkan, dari diskusi dengan para dokter di RSCM dan Kementerian Kesehatan, penyebaran virus Covid-19 justru tak sebahaya penyebaran SARS, MERS, Flu Burung, ataupun Flu Babi.

Tingkat kematian Covid-19 berada di sekitar angka 2 persen, sedangkan tingkat kematian SARS mencapai 10 persen. Artinya, masyarakat tetap harus waspada. Namun jangan sampai panik berlebihan sehingga menyebabkan aktivitas terganggu.

SPONSORED CONTENT

loading...
loading...