Bamsoet Sepakat Kedepankan Dialog untuk Solusi Konflik Laut China Selatan

Bamsoet Sepakat Kedepankan Dialog untuk Solusi Konflik Laut China Selatan
Ketua MPR Bambang Soesatyo (Bamsoet). Foto: Humas MPR RI

jpnn.com, JAKARTA - Ketua MPR Bambang Soesatyo melakukan pertemuan virtual dengan Ketua Dewan Nasional Majelis Permusyawaratan Politik Rakyat China Mr. Wang Yang, Senin (27/9).

Keduanya sepakat untuk mengedepankan dialog dalam penyelesaian Laut China Selatan maupun peningkatan kerjasama bilateral kedua negara.

"Saya menyambut baik ajakan Ketua Dewan Nasional Majelis Permusyarakatan Politik Rakyat China Mr. Wang Yang untuk mengedepankan dialog dalam penyelesaian Laut China Selatan dan peningkatan kerjasama bilateral kedua negara," kata Bamsoet, sapaan akrab Bambang Soesatyo.

Bamsoet mengingatkan ketidakpatuhan Tiongkok terhadap hukum UNCLOS 1982 sempat membuat ketegangan dengan Indonesia di Laut Natuna.

Dia berharap kejadian tersebut tidak boleh terus dibiarkan terjadi karena membuat preseden buruk sekaligus berpotensi menyebabkan eskalasi ketegangan di tengah upaya kolektif global dalam memerangi pandemi Covid-19.

"Tidak hanya di Asia Timur dan Asia Tenggara, ketegangan yang terjadi terkait sikap Tiongkok yang tidak menghormati keputusan UNCLOS 1982 juga mendapat perhatian serius dari Amerika Serikat," kata Bamsoet

Oleh karena itu Bamsoet menegaskan pentingnya menjaga perdamaian dan stabilitas di Laut Cina Selatan.

Ketua DPR RI ke-20 ini juga menyampaikan sejak awal kemerdekaan Indonesia, para founding fathers telah menggariskan politik luar negeri Indonesia didasarkan pada doktrin bebas aktif.

Ketua MPR Bambang Soesatyo (Bamsoet) menyambut baik baik ajakan Ketua Dewan Nasional Majelis Permusyarakatan Politik Rakyat China Mr. Wang Yang.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News