Bamsoet Tegaskan Pancasila Harus Jadi Kompas Strategis Hadapi Konflik Geopolitik Global
Rabu, 01 April 2026 – 20:57 WIB
Bambang Soesatyo saat memberikan kuliah Pascasarjana Program Studi Damai dan Resolusi Konflik Fakultas Keamanan Nasional Universitas Pertahanan (Unhan) secara daring di Jakarta, Rabu (1/4). Foto: Dokumentasi Humas MPR RI
Namun, peluang tersebut hanya dapat dimanfaatkan jika Indonesia memiliki arah strategis yang jelas dan konsisten.
“Pertanyaannya sekarang sederhana, apakah kita siap menjadikan Pancasila sebagai strategi negara, atau hanya akan terus menjadikannya sebagai slogan. Jawaban atas pertanyaan itu akan menentukan masa depan Indonesia di tengah pusaran geopolitik global,” pungkas Bamsoet. (mrk/jpnn)
Bamsoet menyoroti dinamika geopolitik global saat memberikan kuliah Pascasarjana Program Studi Damai dan Resolusi Konflik di Unhan
Redaktur & Reporter : Sutresno Wahyudi
BERITA TERKAIT
- Kasus Kekerasan Seksual Terus Berulang, Waka MPR: Harus Diatasi dengan Langkah Tegas
- Wakil Ketua MPR Edy Suparno: Reformasi Subsidi Energi dan Transisi Energi Harus Berjalan Bersamaan
- Dorong Payung Hukum Tersendiri Tentang AI, Marinus Gea: Tak Cukup di RUU Hak Cipta
- Waka MPR Dorong Pembenahan Subsidi dan Percepatan Transisi Energi Berjalan Beriringan
- Plt Sekjen MPR Siti Fauziah Tekankan 2 Hal Penting Ini untuk Mencegah Korupsi
- Waka MPR Dorong Perbaikan SPMB Berbasis Data Akurat untuk Atasi SDN Sepi Peminat
JPNN.com




