Bandung Zoo Masih Ditutup, Kesehatan Satwa Dipantau Ketat
"Target 6 Mei sesuai ketentuan (harus sudah ada pengelola). Maka, saya akan ngobrol dengan Pak Gubernur," tuturnya.
Sebanyak 85 lembaga konservasi telah diundang untuk mengikuti proses seleksi dalam kerangka pemanfaatan dan pengelolaan kebun binatang tersebut.
Farhan mengatakan, proses ini tidak dilakukan secara sembarangan karena melibatkan pengawasan dari berbagai pemerintahan mulai dari pusat hingga kota.
Dari 85 lembaga yang mendaftar, nantinya akan dilakukan proses seleksi ketat. Tidak semua peserta akan lolos karena harus memenuhi sejumlah persyaratan baik umum maupun khusus terutama terkait reputasi dan kemampuan pengelolaan konservasi.
“Yang penting dia harus memiliki reputasi yang sangat baik,” ungkapnya.
Pihaknya menargetkan proses seleksi ini sudah mulai mengerucut pada akhir April 2026. Pemkot Bandung tidak menetapkan pilihan khusus melainkan akan berpegang pada kriteria profesional dan standar yang telah ditentukan.
Selain itu, peluang investasi dalam pengelolaan Kebun Binatang Bandung juga tergolong besar. Farhan memperkirakan nilai investasi bisa mencapai lebih dari Rp50 miliar dalam dua tahun pertama.
“Artinya memang harus dikelola oleh lembaga yang punya kapasitas kuat," tutupnya. (mcr27/jpnn)
Kolaborasi lintas lembaga dan dukungan Vantara memperkuat penanganan kesehatan satwa Bandung Zoo, di tengah proses pencarian pengelola baru.
Redaktur : Dedi Yondra
Reporter : Nur Fidhiah Sabrina
- Padma Run Bandung 2026 Menyatukan Para Pelari untuk Perubahan, Catat Tanggalnya
- Kronologi Laka Maut Rombongan Hajatan di Pantura Indramayu yang Tewaskan 10 Penumpang
- Asia Afrika Festival Dihadiri 26 Negara, Bandung Bidik Dampak Ekonomi & Pariwisata
- Malam-malam Polisi Angkut Puluhan Sepeda Motor Berknalpot Bising di Bandung
- Begini Kondisi Walkot Farhan Setelah Pingsan dan Dilarikan ke Rumah Sakit
- Pemkab Bandung Pastikan Stadion Si Jalak Harupat Siap Sambut Piala Presiden 2026
JPNN.com




