Banjir Bandang Merendam 16.156 Rumah di Muratara, 1 Balita Meninggal Dunia
jpnn.com - PALEMBANG - Banjir bandang terjadi di Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), Sumatera Selatan (Sumsel).
Banjir bandang yang terjadi setelah hujan dengan intensitas tinggi mengguyur wilayah tersebut sejak Kamis (7/5) dini hari, itu merendam 16.156 rumah warga.
Bencana ini juga mengakibatkan satu seorang balita meninggal dunia.
Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops-PB) Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Musi Rawas Utara melaporkan bahwa korban meninggal dunia ialah seorang anak perempuan berusia tiga tahun atas nama Shanum Aqila Fitri.
Selain korban jiwa, tercatat empat rumah warga hanyut terbawa arus, satu unit rusak sedang, dan enam unit lainnya mengalami rusak ringan.
Menurut Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah Muratara Mathir, data sementara hingga Sabtu siang menunjukkan bahwa 64.624 jiwa terdampak langsung oleh luapan air.
Dia mengatakan bahwa banjir tidak hanya menyasar permukiman, tetapi juga melumpuhkan fasilitas publik.
Terdapat empat jembatan gantung di Desa Tanjung Beringin, Desa Terusan, Desa Sukamenang, dan Desa Noman dilaporkan putus total.
Banjir bandang merendam belasan ribu rumah di Muratara, Sumsel. Seorang balita dilaporkan meninggal dunia.
- Banjir Merendam Lahan Pertanian 2 Desa di Parimo
- Banjir Rob Melanda 3 Desa di Rembang
- Balita Meninggal Gegara Dugaan Malpraktik di RSUD Prambanan, Ini Respons Bupati Sleman
- Banjir Melanda Kota Manado, 747 Warga Mengungsi
- Banjir Semarang, Jumlah Korban Tewas Bertambah
- Pendaki Gunung Muria Alami Patah Tulang Kaki Setelah Terjatuh ke Jurang
JPNN.com




