Banjir di Sitaro, Tim Gabungan Kembali Temukan 1 Korban Meninggal Dunia
jpnn.com - MANADO - Tim Gabungan TNI, Polri, Tim SAR dan BPBD kembali menemukan satu korban meninggal dunia akibat bencana banjir bandang yang melanda Pulau Siau, Kabupaten Kepulauan Sitaro, Senin sekitar pukul 02.45 WITA.
Jenazah ditemukan setelah upaya pencarian intensif yang dilakukan bersama unsur pemerintah daerah, sukarelawan, dan masyarakat setempat.
Kapolres Sitaro AKBP Iwan Permadi mengatakan bahwa korban teridentifikasi bernama Rahmon Bangsa, warga Kelurahan Bahu, Kecamatan Siau Timur (Sitim).
“Beliau sebelumnya dinyatakan hilang akibat banjir tersebut," kata , Selasa (6/1).
Dengan ditemukannya Rahmon Bangsa, total korban jiwa akibat banjir bandang di pulau Siau kini menjadi 15 orang.
Sementara itu, tim gabungan masih terus melakukan penyisiran di sejumlah titik yang terdampak banjir dan longsor.
Hal itu mengingat sesuai laporan warga masih ada dua korban yang belum ditemukan.
Banjir bandang yang terjadi akibat hujan deras dengan intensitas tinggi ini menyebabkan kerusakan berat pada permukiman warga, fasilitas umum, serta akses jalan.
Banjir di Sitaro, Tim Gabungan kembali menemukan satu korban meninggal dunia. Total 15 korban meninggal sudah ditemukan.
- Judol Internasional Beroperasi di Indonesia, Komisi I DPR: Ini Jadi Alarm Serius
- Kasus Judi Online Hayam Wuruk Diduga Libatkan Pengusaha Hiburan Malam
- Irjen Agus Tekankan Digitalisasi & Profesionalisme demi Wujudkan Kamseltibcarlantas
- Sahroni Minta Polri-PPATK Cari Pemodal Judol Melibatkan 320 WNA di Jakarta
- Anwar Abbas: Judol Mengeruk Dana Masyarakat dalam Jumlah Besar
- Habib Aboe Puji Bareskrim Bongkar Judol Internasional: Ini Harus Jadi Atensi Serius
JPNN.com




