Banjir Semarang Mulai Mengering, Penanganan Terus Berlanjut hingga Persoalan Tuntas
jpnn.com - SEMARANG - Bencana alam banjir yang melanda daerah Kaligawe, Kota Semarang, Jawa Tengah, beberapa hari terakhir sudah mulai mengering.
Jalan pantura yang sebelumnya tergenang air juga sudah bisa dilintasi berbagai jenis kendaraan bermotor.
Hal tersebut tidak terlepas dari kerja-kerja kolaboratif yang dilakukan semua elemen: baik itu pemerinatah pusat, provinsi, kabupaten/kota, maupun masyarakat.
Upaya-upaya penanganan banjir di kawasan tersebut tetap terus berlanjut, hingga persoalan tuntas.
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi bersama Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Suharyanto pada Senin (3/11) siang meninjau langsung rumah pompa Sringin dan Kolam Retensi Terboyo Kota Semarang.
Peninjauan ini dilakukan untuk memastikan penanganan banjir di kawasan Kaligawe Semarang maupun Sayung Demak berjalan optimal.
“Sejak banjir pertama terjadi, pemerintah telah melaksanakan rapat koordinasi dan langkah-langkah penanganan terpadu,” kata Suharyanto di sela-sela peninjauan.

Upaya-upaya penanganan banjir di Kota Semarang tetap terus berlanjut, hingga persoalan tuntas. Pemerintah pusat, provinsi, kabupaten/kota berkolaborasi.
- 715 Korban Banjir Sumbar Terserang Penyakit, Terbanyak ISPA dan Darah Tinggi
- Anggaran BNPB Perlu Diperkuat Agar Negara Hadir Lebih Cepat Saat Bencana
- Lihat, Wapres Gibran Naik Motor Trail saat Tinjau Korban Banjir di Sumbar
- Peringati Hakordia, Gubernur Ahmad Luthfi Tekankan Budaya Integritas
- Penuhi Kebutuhan Pengungsi di Agam, BNPB Berhasil Mobilisasi Logisitik
- Anggaran Penanganan Banjir Kota Semarang Naik, Tahun Depan Jadi Rp 500 Miliar
JPNN.com




