Banyak Kepala Daerah Terjerat Korupsi, SBY Sedih

Banyak Kepala Daerah Terjerat Korupsi, SBY Sedih
Banyak Kepala Daerah Terjerat Korupsi, SBY Sedih
JAKARTA - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengaku sedih melihat banyaknya gubernur, bupati, walikota atau wakilnya, yang terjerat kasus korupsi dan terpaksa ditahan, diadili, serta dipidana. Karena itu, dia mengingatkan agar para kepala daerah menjaga integritas, dan mencegah diri masing-masing dari tindak pidana korupsi.

"Saya sedih, kalau bupati, walikota ditahan, diadili dan dipidana. Banyak yang saya kenal. Mereka jadi tidak bisa bekerja karena ditahan," katanya, Rabu (1/12), saat membuka Konferensi Nasional Pemberantasan Korupsi, di Balai Kartini, Jakarta.

SBY pun meminta semua aparat penegak hukum untuk melakukan penyuluhan dan edukasi. "Kalau ada pejabat pemerintah yang benar-benar terlibat korupsi, saya tidak bisa menolong, dan tidak boleh menolong. Marilah kita cegah, jangan sampai terjadi korupsi, dengan kebersamaan kita," ujarnya.

Menurut SBY, sejak 2005, penindakan tegas terhadap koruptor terus dilakukan secara agresif. Penindakan itu juga menyentuh siapa saja, baik (dari kalangan) eksekutif, legislatif, maupun yudikatif. Lebih jauh, SBY pun menyatakan telah mengeluarkan izin pemeriksaan terhadap 155 pejabat negara yang tersangkut kasus korupsi, di antaranya (terhadap) 7 gubernur dan 20 bupati - itu belum termasuk yang ditangani KPK.

JAKARTA - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengaku sedih melihat banyaknya gubernur, bupati, walikota atau wakilnya, yang terjerat kasus korupsi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News