Banyak Kepala Sekolah Rangkap Jabatan Gegara PPPK dan P3K PW Tidak Bisa jadi Kepsek
jpnn.com - JAKARTA – Desakan dari Senayan agar guru honorer diangkat menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) makin menguat.
Wakil Ketua DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal meminta pemerintah untuk mengangkat guru honorer untuk menjadi PNS secara bertahap.
Alasannya, saat ini Indonesia sudah mengalami fenomena darurat guru.
Cucun mengatakan bahwa pemerintah daerah kini mengalami kesulitan untuk mengangkat kepala sekolah yang harus berstatus ASN PNS karena jumlahnya sudah minim imbas banyak yang sudah pensiun.
"DPR menginginkan ya kalau pemerintah kuat ya, secara bertahap angkatlah (guru honorer) menjadi ASN (PNS) sehingga statusnya ada kejelasan untuk para guru ini tenaga pendidik di negara kita," kata Cucun di kompleks parlemen, Jakarta, Selasa (12/5).
Dia mengatakan bahwa banyak kepala sekolah (kepsek) yang kini merangkap jabatan di dua atau tiga sekolah.
Menurutnya, hal itu karena guru yang berstatus honorer, baik PPPK atau PPPK paruh waktu (P3K PW), tidak bisa menjadi kepala sekolah.
Dia mendorong pemerintah melakukan pendataan secara rinci terhadap semua guru di seluruh daerah, hingga di wilayah terluar.
Ternyata banyak kepala sekolah merangkap jabatan karena guru PPPK dan P3K PW tidak bisa menjadi kepsek.
- 5 Berita Terpopuler: Jumlah ASN PNS, PPPK, P3K PW Melonjak 57%, Semoga Gajinya Masuk APBN, Penting Demi APBD
- PPPK dan P3K PW Terdampak Kebijakan Gubernur, Alhamdulillah
- Masih Ada PNS dan PPPK Belum Terima Gaji ke-13? Ternyata Ini Penyebabnya
- Segera Terbit SE Ditujukan kepada PNS, PPPK, dan P3K PW, Berisi Larangan
- Herlambang: Semoga Gaji PPPK dan PPPK Paruh Waktu Segera di-APBN-kan
- 5 Berita Terpopuler: Kabar Gembira untuk PNS & PPPK, Gaji Sudah Disiapkan, soal Pengangkatan P3K Teknis Aman?
JPNN.com




