Bapanas Sosialisasikan Panduan Teknis, Percepat Implementasi Beras Fortifikasi
jpnn.com - JAKARTA - Badan Pangan Nasional (Bapanas) memperkuat upaya perbaikan gizi masyarakat dengan fortifikasi beras melalui sosialisasi panduan teknis yang menjadi acuan pemangku kepentingan.
Panduan mencakup pengaturan persyaratan beras fortifikasi mulai dari bahan baku, proses produksi, pengujian laboratorium hingga pengawasan di peredaran.
Deputi Bidang Penganekaragaman Konsumsi dan Keamanan Pangan Badan Pangan Nasional (Bapanas), Andriko Noto Susanto, menekankan upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia Indonesia tidak bisa dilepaskan dari perbaikan pola konsumsi dan asupan nutrisi masyarakat.
Salah satu langkah yang dinilai konkret dan dapat langsung dirasakan dampaknya adalah melalui fortifikasi pangan, yakni penambahan zat gizi penting pada bahan pangan yang dikonsumsi sehari-hari.
Menurutnya, pendekatan ini menjadi relevan karena dapat menjangkau masyarakat secara luas tanpa mengubah kebiasaan makan yang sudah ada. Dengan kata lain, masyarakat tetap mengonsumsi pangan yang sama, namun dengan kualitas nutrisi yang lebih baik.
“Fortifikasi pangan adalah upaya nyata untuk meningkatkan kualitas gizi masyarakat. Kami ingin masyarakat tidak hanya kenyang, tetapi juga sehat, sehingga mampu hidup aktif dan produktif,” ujar Andriko dalam kegiatan Sosialisasi Panduan Teknis Beras Fortifikasi di Jakarta, Kamis (9/4).
Dia menambahkan bahwa beras sebagai pangan pokok memiliki potensi besar untuk menjadi media peningkatan asupan nutrisi masyarakat.
“Karena beras dikonsumsi hampir setiap hari oleh masyarakat, maka fortifikasi beras menjadi sangat strategis. Kita bisa menambahkan zat gizi penting sehingga masyarakat tetap mengonsumsi nasi, tetapi dengan nilai gizi yang lebih baik,” tuturnya.
Panduan mencakup pengaturan persyaratan beras fortifikasi mulai dari bahan baku hingga pengawasan di peredaran.
- Jaga Kualitas Banpang, BULOG Pastikan Ganti Beras Bantuan di Bangkalan Sebelum Disalurkan
- Jaga Stabilitas Harga, BULOG Gelontorkan Beras SPHP & Percepat Penyaluran Bantuan Pangan
- BULOG Serap 3 Juta Ton Gabah-Beras Petani, Rekor Baru Penguatan Cadangan Pangan Nasional
- Pangan Bergejolak, Harga Cabai Rawit Merah Tembus Rp 75 Ribu per Kg
- Memaknai Iduladha 1447 H, BULOG Teguhkan Semangat Kurban untuk Ketahanan Pangan Umat
- BULOG Perkuat Kolaborasi dengan Kampus untuk Dukung Swasembada Pangan Berkelanjutan
JPNN.com




