Bareskrim Usut Indikasi Uang Narkoba di Pemilu 2024, MUI Mendukung

jpnn.com - JAKARTA - Ketua MUI Prof. Kiai Asrorun Niam Sholeh mendukung langkah Bareskrim Polri mengusut indikasi uang hasil penjualan narkoba digunakan pada kegiatan Pemilu 2024.
Menurutnya, langkah Bareskrim Polri menelusuri hal tersebut perlu didukung sebagai upaya pencegahan agar demokrasi Indonesia tidak dicemari dengan uang kotor dan haram.
"Tidak boleh permisif terhadap penyalahgunaan narkoba dan peredaran gelapnya.”
"Harus itu (diusut), harus ada langkah preventif," ujar Kiai Asrorun dalam keterangannya, Rabu (31/5).
Asrorun menilai narkoba dan uang haram dari hasil penjualannya mengotori demokrasi Indonesia. Selain itu juga akan merusak generasi bangsa ke depan.
"Jadi, harus (diusut) untuk kepentingan perlindungan generasi,” katanya.
Seperti diketahui, Direktorat Tindak Pidana (Dittipid) Narkoba Bareskrim Polri menemukan adanya indikasi penggunaan uang penjualan narkoba untuk kontestasi Pemilu Serentak 2024 di sejumlah daerah.
Indikasi tersebut berdasarkan pengembangan dari penangkapan oknum anggota legislatif di beberapa daerah.
Bareskrim Polri mengusut indikasi penggunaan uang hasil narkoba di Pemilu 2024, MUI mendukung.
- Kandang Banteng Cuma Mitos, Eks Ketua KPU Jateng Nilai Anies-Muhaimin Punya Peluang
- MK Harus Jeli, Gugatan Usia Cawapres Cuma Buat Anak Jokowi
- Hasil Survei Menggembirakan, Sukarelawan Anies di Jatim Yakin Raih Kemenangan
- Anggota DPR RI Ingatkan Soal Campur Tangan Asing di Pemilu 2024
- Menjelang Pemilu 2024, Mayjen Iwan Setiawan Mengingatkan Prajurit TNI Soal Ini
- Tokoh Aceh Berharap Pilpres 2024 Membawa Perubahan