Bea Cukai Bersinergi dengan Kejati Sulsel dan TNI AD Tingkatkan Pengawasan Kepabeanan
jpnn.com, JAKARTA - Bea Cukai bersinergi dengan Kejaksaan Tinggi Provinsi Sulawesi Selatan dan TNI AD untuk meningkatkan pengawasan di bidang kepabeanan dan cukai.
Untuk meningkatkan sinergisitas antarinstansi, Kantor Wilayah Bea Cukai Sulawesi Bagian Selatan (Sulbagsel) menerima kunjungan dari Asisten Pidana Militer Kejaksaan Tinggi Provinsi Sulawesi Selatan pada Selasa (4/2).
Kepala Subdirektorat Humas dan Penyuluhan Bea Cukai Budi Prasetiyo mengungkapkan pertemuan tersebut menekankan pentingnya peningkatan kolaborasi dalam mendukung upaya penegakan hukum oleh seluruh aparat penegak hukum di wilayah Sulawesi Selatan.
Sementara itu, Kanwil Bea Cukai Banten melakukan sinergi dengan Komando Pembina Doktrin, Pendidikan dan Latihan (Kodiklat) TNI AD untuk melaksanakan pembekalan tata laksana ekspor-impor dan prosedur kebijakan kepabeanan pada kegiatan Pendidikan Pengembangan Spesialisasi TNI Tahun Anggaran 2025.
Kegiatan tersebut dilaksanakan di Markas Komando Kodiklat yang berada di Serpong pada Selasa (4/2).
Kegiatan tersebut diikuti para perwira TNI Lintas Matra yang tergabung dalam Kursus Manajemen (Susjemen) Pengadaan Barang/Jasa TNI IV TA 2025.
Kepala Seksi Penerimaan dan Pengelolaan Data Kanwil Bea Cukai Banten Imam Tri Wahyudi selaku pemateri menyampaikan mengenai proses bisnis ekspor-impor, ketentuan larangan dan pembatasan, serta pelanggaran yang sering terjadi di lapangan.
Dia juga menyampaikan mengenai tugas dan fungsi Bea Cukai dalam prosedur kebijakan kepabeanan dan kegiatan ekspor-impor.
Bea Cukai bersinergi dengan Kejati dan TNI AD untuk meningkatkan pengawasan di bidang kepabeanan dan cukai
- Bea Cukai Kendari Catatkan Kinerja Positif Sepanjang Semester I 2026, Ini Kiprahnya
- Ini Upaya Bea Cukai Tual Dukung Kelancaran Yacht Rally Sail to Indonesia 2026
- Panen Raya Bareng Panglima & 3 Kepala Staf Angkatan, Prabowo: Bukti TNI Hadir Perkuat Kemandirian Pangan
- Bea Cukai Gresik Amankan 3.040 Batang dalam Operasi Gabungan
- Hadiri Pemusnahan Barbuk di Maros, Bea Cukai: Sinergi APH Perkuat Perlindungan Masyarakat
- Bea Cukai Semarang Bongkar Beragam Modus Peredaran BKC Ilegal, Nilai Barbuk Rp 21 Miliar
JPNN.com




