Bea Cukai Dorong Kepatuhan dan Kemudahan Berusaha Lewat Asistensi Fasilitas Kepabeanan
jpnn.com, CIKARANG - Bea Cukai memperkuat sinergi dengan dunia industri sekaligus mendorong kemudahan berusaha melalui asistensi dan pendampingan kepabeanan bagi perusahaan pengguna fasilitas di Bekasi dan Cikarang.
Melalui kegiatan yang dilaksanakan di dua wilayah industri strategis tersebut, Bea Cukai menunjukkan komitmennya dalam memberikan pelayanan yang edukatif, proaktif, dan berkelanjutan.
Kepala Subdirektorat Humas dan Penyuluhan Bea Cukai Budi Prasetiyo menjelaskan asistensi merupakan wujud nyata peran Bea Cukai sebagai mitra strategis dunia usaha.
Menurut Budi, Bea Cukai tidak hanya berfokus pada fungsi pengawasan, tetapi juga berperan aktif memberikan edukasi dan pendampingan agar para pelaku industri dapat memahami ketentuan kepabeanan dan memanfaatkannya secara optimal.
Bea Cukai Bekasi menggelar asistensi melalui program DIDIK (Diskusi Bareng Bea Cukai Bekasi di Pabrik) bersama tiga perusahaan di bawah naungan Grup Sumitomo Corporation, yaitu PT Sumitomo Indonesia, PT Sumitronics Indonesia, dan PT Sumisho Global Logistics Indonesia pada Kamis (16/10).
Kegiatan ini menjadi forum dialog antara Bea Cukai dan perusahaan pengguna fasilitas Authorized Economic Operator (AEO) untuk memperbarui pemahaman dan memperkuat kepatuhan.
Direktur PT Sumitomo Indonesia Kiyoharu Sakamoto mengapresiasi langkah Bea Cukai Bekasi yang hadir langsung ke industri.
“Kegiatan ini membantu kami memperbarui pengetahuan dan memperkuat pemahaman terhadap manfaat status AEO yang mendukung kelancaran operasional perusahaan,” ungkap Kiyoharu Sakamoto.
Bea Cukai mendorong kepatuhan dan kemudahan berusaha melalui asistensi dan pendampingan kepabeanan bagi perusahaan pengguna fasilitas di Bekasi & Cikarang
- Sepanjang Mei, Bea Cukai Batam Ungkap Berbagai Pelanggaran dalam 54 Penindakan
- Perkuat Industri Maritim, Danantara Percepat Investasi Jangka Panjang untuk PT PAL
- Perkuat Sinergi, Bea Cukai Siap Pacu Pertumbuhan Ekonomi Sumut dan Tanjungpinang
- Eks Dirjen Pajak Era Gus Dur Kritik Kenaikan PAT Kabupaten Bogor
- Bea Cukai Dorong Kepatuhan Industri Hasil Tembakau Lewat Pendataan dan Asistensi
- Investasi Rp 15 Triliun Masuk Jateng, Industri EV Bakal Serap 10 Ribu Tenaga Kerja
JPNN.com




