Bea Cukai Perkuat Sinergi UMKM Banten Tembus Pasar Global Lewat FGD Klinik Ekspor
jpnn.com, TANGERANG SELATAN - Bea Cukai menggelar focus group discussion (FGD) Klinik Ekspor bersama UMKM di wilayah Banten pada Selasa (3/2).
Kegiatan ini menjadi langkah konkret dalam memperkuat daya saing usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Provinsi Banten agar mampu menembus pasar internasional.
Kepala Kanwil Bea Cukai Banten yang diwakili Kepala Bagian Umum Ony Ipmawan menegaskan Klinik Ekspor merupakan bentuk sinergi lintas instansi untuk mendorong UMKM berorientasi ekspor.
“FGD Klinik Ekspor ini merupakan wujud kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, organisasi dunia usaha, dan pelaku UMKM untuk mendukung UMKM lokal agar mampu menembus pasar internasional,” ujar Ony Ipmawan dalam keterangannya, Kamis (19/2).
FGD menghadirkan narasumber dari berbagai unit strategis di lingkungan Kementerian Keuangan, antara lain Direktorat Fasilitas Kepabeanan Bea Cukai, Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI), dan Lembaga National Single Window (LNSW).
Direktorat Fasilitas Kepabeanan memaparkan materi tentang pemberdayaan UMKM berorientasi ekspor dan pemanfaatan fasilitas kepabeanan.
Kemudian LPEI menjelaskan berbagai skema pembiayaan ekspor, mulai dari pembiayaan modal kerja, penjaminan, hingga asuransi ekspor.
Sedangkan LNSW turut memperkenalkan sistem single window serta portal UMKM Kemenkeu Satu sebagai bagian dari integrasi layanan lintas kementerian dan lembaga.
Bea Cukai menggelar FGD Klinik Ekspor bersama UMKM di wilayah Banten pada Selasa (3/2).
- Gelar Operasi Gabungan di Luwu, Bea Cukai Malili Tindak 25.620 Batang Rokok Ilegal
- Perangi Rokok Ilegal, Bea Cukai Edukasi Ketentuan Cukai ke Masyarakat
- Bea Cukai Merak Gencar Berantas Rokok Ilegal Lewat Operasi Gurita di Wilayah Banten
- PBB dan Kesbangpol DKI Dorong Digitalisasi UMKM Lewat Aplikasi Bela Jakarta
- Bea Cukai Ajak Masyarakat Berpartisipasi Aktif Berantas Rokok Ilegal Lewat Kegiatan Ini
- Dukung Industri Hasil Tembakau, Bea Cukai Berikan Asistensi ke Pabrik Rokok di Malang
JPNN.com




