Bea Cukai Tingkatkan Literasi Ekspor-Impor Mahasiswa di 3 Daerah Ini
jpnn.com, JAKARTA - Bea Cukai terus memperkuat perannya dalam membangun pemahaman generasi muda mengenai kepabeanan, cukai, dan perdagangan internasional melalui berbagai program edukasi di sejumlah perguruan tinggi.
Hal itu dilakukan sebagai upaya menyiapkan mahasiswa agar tidak hanya memahami mekanisme ekspor dan impor, tetapi juga mampu memanfaatkan peluang ekonomi global melalui kewirausahaan dan ekspor.
Di Surabaya, Bea Cukai Tanjung Perak menerima kunjungan studi mahasiswa Universitas Merdeka Malang pada Rabu (24/6).
Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa memperoleh pembekalan mengenai alur ekspor dan impor, tugas dan fungsi Bea Cukai sebagai pengawas sekaligus fasilitator perdagangan internasional, hingga kesempatan melihat secara langsung proses operasional kepabeanan dan logistik di PT Terminal Petikemas Surabaya.
Melalui pengalaman lapangan tersebut, mahasiswa dapat memahami implementasi prosedur ekspor dan impor secara nyata.
Kegiatan serupa juga dilaksanakan oleh Kanwil Bea Cukai Sulawesi Bagian Selatan dalam kunjungan mahasiswa Program Studi Perpajakan Politeknik Bosowa pada Rabu (17/6).
Selain memperoleh materi mengenai tugas dan fungsi Bea Cukai, pelayanan dan pengawasan ekspor-impor, serta pengenalan barang kena cukai dan ciri-ciri rokok ilegal.
Para mahasiswa juga mendapatkan edukasi mengenai budaya integritas di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai.
Bea Cukai terus memperkuat perannya dalam membangun pemahaman generasi muda mengenai kepabeanan, cukai, dan perdagangan internasional.
- Dorong Kelancaran Ekspor, Bea Cukai Dekatkan Layanan dengan Pelaku Usaha di Daerah Ini
- Bea Cukai dan Aparat Gabungan Musnahkan 1,3 Ton Ketamin, Selamatkan 6,68 Juta Jiwa
- Tingkatkan Produktivitas Pergerakan Truk Ekspor-Impor di Tanjung Priok, JICT Optimalkan Dual Move
- Lewat Kegiatan Ini, Bea Cukai dan Pemda Tingkatkan Sinergi Berantas Rokok Ilegal
- KPK Periksa Dua Saksi Kasus Dugaan Korupsi di Bea Cukai
- Mendagri Tekankan Peran Pemda dalam Penanganan Penyalahgunaan Ketamin
JPNN.com




