Bebizie Penuhi Panggilan KPK, Klarifikasi Kontrak Nyanyi
jpnn.com, JAKARTA - Penyanyi Bebizie memenuhi panggilan pemeriksaan dari Komisi Pemberantasan Korupsi terkait kasus yang sedang ditangani lembaga antirasuah tersebut. Ia mengaku didalami perihal aktivitas profesionalnya sebagai penyanyi yang pernah menerima pekerjaan di Kalimantan Timur pada periode 2017 hingga 2018.
Bebizie menjelaskan bahwa kedatangannya ke gedung KPK untuk memberikan klarifikasi atas transaksi pembayaran yang diterimanya dari sebuah perusahaan di Kalimantan Timur. Ia menegaskan tidak ada keterlibatan di luar kapasitasnya sebagai penyanyi profesional.
Saya memenuhi panggilan dari KPK sehubungan dengan pemeriksaan, membantu pemeriksaan kasus hari ini, dan saya sebagai penyanyi, mengisi acara di Kalimantan Timur, sehingga saya ditanya ada kaitan apa. Jadi saya menjelaskan bahwa di 2017–18 itu saya ada beberapa kali nyanyi di Kalimantan Timur yang diundang oleh PT, ada PT yang mengundang saya, ujar Bebizie usai menjalani pemeriksaan.
Ia menyebutkan bahwa pemeriksaan berlangsung dengan fokus pada sejumlah kontrak pekerjaan yang pernah dijalaninya. Penyanyi berambut pendek itu mengatakan kurang lebih ada 29 pertanyaan yang diajukan penyidik kepadanya, yang kesemuanya masih berkisar pada jadwal dan aktivitas manggung di wilayah Kalimantan Timur.
Sekitar 29 pertanyaan terkait, ya, saya dulu, kontrak nyanyi 2017 sampai 2018 yang saya nyanyi di Kalimantan Timur, ungkapnya.
Bebizie memastikan bahwa seluruh transaksi pembayaran dari pekerjaan tersebut telah dicatat dan dipertanggungjawabkan sesuai dengan kewajibannya sebagai seorang profesional di bidang hiburan. Ia menyampaikan bahwa keterangannya hari ini diharapkan dapat melengkapi berkas pemeriksaan yang sedang berjalan.
Secara profesional, iya. Itu saja. Insyaallah sudah dipertanggungjawabkan, karena memang saya dulu sebagai penyanyi, tegasnya menanggapi konfirmasi terkait status profesinya. (antara/jpnn)
Jangan Lewatkan Video Terbaru:
Penyanyi Bebizie periksa KPK terkait job di Kaltim 2017-2018, klaim transparan dan sudah dipertanggungjawabkan.
Redaktur & Reporter : Fathan Sinaga
- Bupati Tulungagung dan Ajudan Didakwa Terima Uang Pemerasan Rp 3,24 M, Ada Gratifikasi Juga
- KPK Panggil Dirut Millenium Solusi Abadi di Kasus Suap Muara Enim
- KPK Dalami Korupsi Iklan, 5 Saksi Diperiksa
- Forum CALD di Yogyakarta Soroti Ancaman Populisme Global terhadap Demokrasi
- Gubernur NTB Minta Hibah Uang Lewat Pokir DPRD Ditiadakan
- Diperiksa Sebagai Tersangka TPPU, Febrie Adriansyah Dicecar 50 Pertanyaan
JPNN.com




