Beda Respons dengan Kota Bandung, Cimahi Dukung Gerakan Poe Ibu
jpnn.com, BANDUNG - Sejumlah pemerintah kabupaten dan kota di Jawa Barat mulai menindaklanjuti Surat Edaran (SE) Gerakan Rereongan Sapoe Sarebu (Poe Ibu) yang diinisiasi oleh Gubernur Dedi Mulyadi.
Meski begitu, belum semua kota dan kabupaten menindaklanjuti SE gerakan sehari seribu rupiah itu. Ada beberapa yang memilih untuk berpikir ulang.
Beberapa daerah yang mendukung gerakan ini yaitu Wali Kota Cimahi, Ngatiyana. Dia memastikan mendukung penuh gerakan dari Pemprov Jabar dan dinilai bisa menunjang pembangunan, khususnya untuk membantu masyarakat dengan ekonomi yang terbatas.
"Betul, saya mendukung. Yang penting ikhlas, walaupun seribu tetapi bermanfaat untuk kepentingan masyarakat. Saya menyetujui dan sangat mendukung program bapak KDM tentang peduli seribu perak," kata Ngatiyana, di Cimahi, dikutip Rabu (8/10).
Ngatiyana mengungkapkan gerakan serupa pernah dia lakukan pada saat menjadi Ketua RW di Cimahi. Saat itu, setiap warga dalam RW diimbau untuk melakukan iuran sukarela sebesar Rp 500.
"Saya waktu Ketua RW 24 Cipageran pernah mengadakan yang namanya peduli 500, di mana itu secara ikhlas tidak dipaksa bagi mereka yang melaksanakan itu. Yang mana itu bermanfaat bagi masyarakat banyak," ungkapnya.
Kendati demikian, Ngatiyana belum membeberkan lebih teknis terkait penggalangan iuran Poe Ibu di Cimahi.
Dia berencana akan menerapkan hal itu kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) terlebih dahulu.
Wali Kota Cimahi Ngatiyana merespons SE Gubernur Jabar soal Program Rereoranga Sapoe Sarebu (Poe Ibu).
- SPMB Sekolah Maung di Jabar Resmi Dimulai, Dedi Mulyadi Beri Instruksi Tegas
- Pengin Hapus Pajak Kendaraan Diganti dengan Jalan Berbayar, Gubernur Dedi: Ini Lebih Adil
- Pembunuhan Wanita di Rongga Cimahi Terungkap, Motifnya Apa?
- Koboi Jalanan yang Menodongkan Diduga Pistol di SPBU Bandung Ditangkap
- Gubernur Dedi Tegak Lurus Arahan Mendagri Tito Soal Insentif Pajak EV, Tetapi Nanti...
- Pesan Ngatiyana kepada PNS & PPPK: Sudah Enggak Zaman Lagi Begitu-begituan
JPNN.com




