Begini Alasan Pemerintah Belum Terima Bantuan dari Luar Negeri soal Bencana Sumatra
jpnn.com, JAKARTA - Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM) Muhaimin Iskandar menyatakan kapasitas pemerintah masih kuat dalam penanganan bencana di Pulau Sumatra.
Karena itu Cak Imin sapaan Muhaimin Iskandar mengaku, hingga saat ini bantuan dari negara lain masih belum dibutuhkan.
"Kami masih kuat ngapain? Pemerintah masih kuat kok," ujar Cak Imin dikutip Rabu (10/12).
Menurut dia, pemerintah dan relawan terus bekerja dengan maksimal dalam menangani situasi bencana, baik itu di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Proses evakuasi dan pemberian bantuan terus dipercepat.
Terpisah, Menteri Luar Negeri (Menlu) RI Sugiono menyampaikan, Indonesia masih dapat melakukan penanganan bencana banjir dan longsor di Sumatra secara mandiri.
Meski demikian, Sugiono tetap mengucapkan terima kasih atas tawaran bantuan dari negara-negara mitra. Ia menyebut tawaran tersebut mencerminkan kepedulian mereka terhadap situasi di Indonesia.
"Kami sedang menyelesaikan semua yang dibutuhkan, tapi memang ada beberapa yang menawarkan. Kami juga mengucapkan terima kasih atas kepeduliannya, tapi kami yakin kami masih bisa mengatasinya," kata Sugiono.
Sugiono menyatakan, ruang untuk bantuan asing baru akan dibuka jika Indonesia merasa kewalahan menangani banjir di bagian utara Pulau Sumatera.
Kapasitas pemerintah masih kuat dalam penanganan bencana di Pulau Sumatra, karena itu bantuan dari negara lain masih belum dibutuhkan.
- Jembatan Putus Diterjang Banjir Bandang, Bupati Rio: 1.500 Warga Terisolasi
- Pemalang Diterjang Banjir Bandang, 1 Orang Meninggal, 92 Warga Lainnya Dievakuasi
- Prabowo Cabut Izin 28 Perusahaan Tambang Penyebab Banjir di Sumatera, Aktivis 98 Haris Rusly Moti Merespons
- Haris Rusly Moti: Kebijakan Presiden Prabowo Cabut Izin 28 Perusahaan Melampaui Tuntutan Gerakan Sosial
- Waka MPR Apresiasi Ketegasan Prabowo Cabut Izin 28 Perusahaan Buntut Bencana Sumatra
- Habitat for Humanity Indonesia Salurkan Shelter Kits untuk Korban Bencana Sumatra
JPNN.com




