Begini Kondisi Balita di Malang Kota yang Dianiaya dan Ditelantarkan Ibunya
jpnn.com - Polisi terus memberi pendampingan dalam pemulihan kesehatan fisik maupun psikologis balita berusia tiga tahun yang menjadi korban penelantaran dan penganiayaan oleh ibu kandungnya berinisial SM (21).
Direktur Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPA-PPO) Polda Jawa Timur Kombes Ganis Setyaningrum menyebut pihaknya fokus pada penanganan perkara dan pemulihan kondisi korban.
"Saat ini yang dilaporkan terkait penelantaran dan kekerasan, kekerasannya fisik," kata Kombes Ganis seusai menjenguk korban di Rumah Sakit dr Saiful Anwar (RSSA), Kota Malang, Rabu (2/9/2026).
Ganis mengatakan kedatangannya bersama jajaran Polda Jatim ke RSSA bukan semata menjenguk, tetapi mengidentifikasi segala hal yang dibutuhkan korban dalam proses pemulihan.
Dia menyampaikan kondisi korban kini sudah berlangsung pulih, tetapi masih diperlukan tindakan observasi oleh tim dokter hingga benar-benar dinyatakan pulih.
Polda Jatim melibatkan peran Dinas Sosial (Dinsos) setempat untuk melakukan asesmen terhadap kebutuhan pemulihan trauma yang dialami oleh korban.
Dinsos juga melakukan asesmen kepada nenek korban berinisial LN (47) untuk proses pengalihan pengasuhan.
Pengalihan pengasuhan ini karena ibu korban telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus ini bersama kekasihnya yang berinisial MA (26) oleh Kepolisian Resor Kota (Polresta) Malang Kota.
Polisi terus memberi pendampingan dalam pemulihan balita yang menjadi korban penelantaran dan penganiayaan oleh ibu kandungnya berinisial SM.
- Dituduh Mencuri Peralatan Bengkel, MBH Dianiaya hingga Tewas
- Aipda Agus Sugianto Kritis Dianiaya, Pelaku 4 Orang Bawa Samurai
- Hakim PT Bandung Memvonis Bebas Terdakwa Kasus Dugaan Pencabulan Seorang Balita, Begini Alasannya
- 40 Ribu Balita Terkena ISPA, Pemerintah Didesak Beri Perlindungan Ekstra di Wilayah Karhutla
- Penipuan Kripto di Jatim Merugikan Korban Rp 12,9 M, Begini Kasusnya
- Libatkan Dokter Spesialis Anak, NHM Peduli Perkuat Penanganan Stunting di Lingkar Tambang
JPNN.com




