Begini Respons Dedi Mulyadi Terkait Banner Bertuliskan 'Shut Up KDM' di GBLA
jpnn.com, BANDUNG - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merespons aksi pemasangan banner "Shut Up KDM" yang dibentangkan Bobotoh di tribune timur pada pertandingan Persib Bandung vs Arema FC di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA).
Banner tersebut dipasang Bobotoh di babak kedua laga yang berlangsung pada Jumat (24/4/2026) lalu itu.
Dedi menyampaikan terima kasihnya kepada Bobotoh karena sudah mengingatkan pentingnya profesionalitas sepak bola, dengan tidak memasukkan unsur politik di dalamnya.
"Dari spanduk tersebut saya yakin didasarkan pada sebuah keinginan agar profesionalisme sepak bola tetap terjaga tanpa tercederai oleh politik. Saya ucapkan terima kasih saya sudah diingatkan," kata Dedi dikutip dari akun Instagram pribadinya, Minggu (26/4).
Di sisi lain, Dedi menjelaskan soal pemberian bonus Rp1 miliar untuk penggawa Persib Bandung oleh Maruarar Sirait yang merupakan Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP).
Dia menuturkan, perbincangan bonus miliaran rupiah untuk Persib berawal dari pertemuan dia bersama Ara—sapaan Maruarar Sirait—dengan manajemen Persib.
Saat itu, pembahasan mengarah kepada misi Persib meraih hattrick juara.
"Saya sampaikan bahwa bonus Rp1 miliar dari Asep Ara Sirait, saya biasa menyebutnya kepada bang Ara Sirait, berawal dari pertemuan kami bertiga dengan top manajemen Persib Bandung," ujarnya.
Gubernur Jabar Dedi Mulyadi merespons banner yang dipasang Bobotoh di babak kedua laga yang berlangsung pada Jumat (24/4/2026) lalu itu.
- Marc Klok Bawa Kabar Menggembirakan Menjelang Piala AFF 2026
- Dedi Mulyadi Temukan Dugaan Pelanggaran Ketenagakerjaan di Pabrik Batu Kapur
- Igor Tolic Beber Alasan Persib Merekrut Gakuto Notsuda
- Gakuto Notsuda Dibuat Kaget Sesaat setelah Resmi Gabung Persib Bandung
- Kesan Pertama Tiba di Persib, Luka Menalo Terpikat dengan Bobotoh
- Gantung Sepatu, Jupe Langsung Betah di Kursi Pelatih Persib: Saya Mulai Menikmati Peran Ini
JPNN.com




