BEI Bakal Lobi MSCI Seusai IHSG Jeblok 6,6 Persen

BEI Bakal Lobi MSCI Seusai IHSG Jeblok 6,6 Persen
IHSG jeblok 6,6 persen. Foto: Ricardo/jpnn.com

Adapun, rencana pembekuan mencakup, di antaranya pembekuan seluruh kenaikan Foreign Inclusion Factor (FIF) dan Number of Shares (NOS), pembekuan penambahan konstituen ke dalam MSCI Investable Market Indexes (IMI), serta pembekuan perpindahan naik antar–indeks segmen ukuran, termasuk dari Small Cap ke Standard.

MSCI menjelaskan bahwa perlakuan tersebut dimaksudkan untuk mengurangi index turnover dan risiko kelayakan investasi (investability), sembari memberi waktu bagi Otoritas Indonesia untuk menghadirkan perbaikan transparansi.

Sebelumnya, pada Oktober 2025, MSCI ????? mengumumkan tengah meminta masukan kepada para pelaku pasar terkait rencana penggunaan Monthly Holding Composition Report yang dipublikasikan oleh PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) sebagai tambahan referensi dalam menghitung free float saham emiten Indonesia

Berdasarkan hasil konsultasi dengan para pelaku pasar, MSCI menyebut para investor menyoroti permasalahan fundamental terkait investability di pasar Indonesia masih dapat berlanjut akibat kurangnya transparansi struktur kepemilikan saham serta kekhawatiran atas kemungkinan perilaku perdagangan terkoordinasi yang mengganggu proses pembentukan harga yang wajar.

MSCI menyebut akan terus memantau perkembangan pasar Indonesia dan berinteraksi dengan pelaku pasar serta otoritas terkait, termasuk OJK dan BEI. MSCI akan mengomunikasikan langkah lanjutan jika diperlukan.(antara/jpnn)

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) BEI pada Rabu pagi dibuka melemah 597,75 poin atau 6,66 persen ke polisi 8.382,48.


Redaktur & Reporter : Elvi Robiatul

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News