Benahi Pengelolaan Sampah, Tiga Lembaga Usulkan Transformasi Ekonomi Sirkular

Benahi Pengelolaan Sampah, Tiga Lembaga Usulkan Transformasi Ekonomi Sirkular
Founder & Chief Executive Officer Waste4Change Muhammad Bijaksana Junerosano saat Waste4Change bersama Sustainabilitas menggelar forum diskusi terbatas bertajuk Refleksi Hari Bumi: Meninjau Ulang Sistem Pengelolaan Sampah Indonesia, di Transport Hub, Jakarta, Senin (20/4). Foto: dok Waste4Change

Dalam konteks ini, kata Sano, pergeseran menuju circular economy menjadi penting, karena menempatkan sampah sebagai bagian dari siklus, bukan akhir dari proses. 

“Namun, pendekatan ini hanya dapat berjalan jika didukung oleh perubahan perilaku dan keterlibatan seluruh pihak dalam ekosistem pengelolaan sampah,” tambah Sano.

Sebagai bagian dari implementasi pendekatan tersebut, Waste4Change juga mengoperasikan lima fasilitas pengolahan sampah melalui Rumah Pemulihan Material (RPM) yang salah satunya berlokasi di Tangerang yang berfungsi untuk melakukan pemilahan dan pemrosesan sampah secara lebih terstruktur. 

Fasilitas ini menjadi salah satu upaya untuk meningkatkan tingkat pemulihan material sampah serta mengurangi ketergantungan terhadap TPA.

Tantangan Pengelolaan Sampah

Salah satu tantangan dalam sistem pengelolaan sampah saat ini adalah belum optimalnya implementasi dari regulasi yang ada. Penerapan regulasi seperti undang-undang dan standar teknis masih menghadapi kendala dan sering bergantung pada program jangka pendek.

Sano menjelaskan aspek pendanaan turut menjadi tantangan utama dalam transformasi sistem pengelolaan sampah.

Saat ini, pembiayaan masih sangat bergantung pada APBN/APBD yang terbatas, serta dukungan hibah dan proyek yang sporadis. Padahal, kebutuhan pendanaan nasional untuk mencapai target 100% pengelolaan sampah diperkirakan melebihi Rp100 triliun per tahun.

Founder & Chief Executive Officer Waste4Change Muhammad Bijaksana Junerosano menyampaikan urgensi pembenahan sistem pengelolaan sampah

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News