Beredar Informasi Seleksi CPNS 2026, BKN Melakukan Analisis Forensik Digital
jpnn.com - JAKARTA – Beredar video di media sosial menampilkan figur menyerupai Kepala BKN Zudan Arif berisi informasi pendaftaran seleksi CPNS 2026 dan mengarahkan masyarakat ke tautan tidak resmi.
Kepala BKN Prof Zudan menegaskan bahwa video tersebut bukan merupakan video resmi dan tidak pernah dikeluarkan oleh BKN.
Ditegaskan bahwa video berpotensi mengandung risiko kejahatan siber.
Dikutip dari keterangan resmi Humas BKN, video tersebut diketahui beredar melalui platform TikTok dan diunggah oleh akun bernama @pppk.tenaga.kesehatan.
BKN segera melakukan penelusuran serta pemeriksaan mendalam guna memastikan keaslian konten yang beredar.
Berdasarkan hasil analisis forensik digital, BKN memastikan bahwa video tersebut merupakan hasil manipulasi digital berbasis kecerdasan buatan (AI) atau deepfake.
Rekayasa tersebut memalsukan wajah dan suara sehingga menyerupai sosok Kepala BKN Zudan Arif.
Secara teknis, video tersebut tidak memenuhi unsur rekaman autentik, baik dari sisi visual, audio, perilaku biologis wajah, konsistensi pencahayaan, maupun metadata digital.
Video tentang informasi seleksi CPNS 2026 beredar di medsos, Kepala BKN Prof Zudan menyampaikan pernyataan.
- 5 Berita Terpopuler: Jumlah ASN Capai 6,7 Juta, P3K Teknis dari Satpol PP Seharusnya PNS, Forum Komunikasi Punya Usul
- Jumlah PNS & PPPK di Indonesia Capai 6,7 Juta, BKN Gencarkan Digitalisasi Manajemen ASN
- Kapan Pendaftaran CPNS 2026? Pusat Masih Sibuk Rekrutmen PPPK
- Seorang PPPK Berulah, Gaji Dipangkas, TPP Dihentikan
- Bukan Diangkat Jadi PPPK, P3K PW Mulai Dialihkan ke Outsourcing
- 5 Berita Terpopuler: BKN Keluarkan Pernyataan Tegas, PPPK Paruh Waktu Gembira, Surat Peralihan Status P3K PW Terbit
JPNN.com




