Beri Bantuan Logistik hingga Pendampingan, MIND ID Bantu Pemulihan Aceh Tamiang
jpnn.com, JAKARTA - Masyarakat Kabupaten Aceh Tamiang perlahan mulai bangkit pascabencana banjir yang merusak permukiman dan fasilitas umum.
Sebagai bagian dari dukungan pemulihan masyarakat terdampak, Holding Industri Pertambangan MIND ID menyalurkan tiga truk bantuan berisi sekitar 100 ribu item kebutuhan, meliputi vitamin, obat-obatan, serta perlengkapan dasar masyarakat.
Distribusi bantuan difokuskan ke Banda Aceh, Lhokseumawe, dan Aceh Tamiang.
Selain bantuan logistik, MIND ID bersama seluruh Anggota Grup juga menjalankan program Employee Volunteering.
Melalui program itu, para karyawan diajak untuk terlibat langsung sejak proses evakuasi, penyaluran bantuan, hingga pendampingan pemulihan masyarakat di berbagai wilayah terdampak bencana di Sumatra.
Koordinator Posko Paya Awe Akhiruddin bercerita bahwa desanya sempat terendam banjir hingga setinggi dua meter.
“Kami hanya bisa mengungsi di balai pengajian. Tidak ada makanan sama sekali, bahkan untuk anak-anak. Dampaknya bagi kami seperti tsunami kedua,” ujar Akhiruddin.
Menurut dia, bantuan yang datang dari berbagai pihak, termasuk MIND ID sangat membnatu bagi masyarakat terdampak. Meski akses untuk membeli bahan pangan sudah mulai terbuka, dukungan dari luar masih sangat dibutuhkan.
Selain bantuan logistik, MIND ID bersama seluruh Anggota Grup juga menjalankan program Employee Volunteering.
- Potret Banjir di Sulawesi Tenggara, Waspada Bencana Susulan
- Banjir di Kendari, 657 Rumah Terendam, 2.985 Warga Terdampak
- Banjir Akibat Luapan Kali Wanggu di Kendari, 317 Warga Mengungsi
- Banjir Bandang Merendam 16.156 Rumah di Muratara, 1 Balita Meninggal Dunia
- JICT Bangun Infrastruktur Air Bersih-Sanitasi di Daerah Terdampak Banjir Aceh–Sumut
- Warga Kembangan Selatan Tuntut Penyelesaian Masalah Gorong-gorong
JPNN.com




