Berkat Cawan Dirikan 7.000 SPKLU, Dukung Ekosistem Kendaraan Listrik
jpnn.com, JAKARTA - Upaya pemerintah menerapkan program energi hijau mendapat dukungan penuh dari Berkat Cawan Group, korporasi yang mengintegrasikan konsep go green dari hulu ke hilir.
Salah satu programnya membangun Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di 7.000 titik seluruh Indonesia.
"Kami berkomitmen mendukung ekosistem kendaraan listrik nasional," kata Owner PT Berkat Cawan Group Albert Junior, Rabu (20/5/2026).
Berkat Cawan telah menyiapkan stasiun pengisian EV Charger bermerk Starcharge yang telah melalui uji standar menyeluruh.
"Perangkat tersebut telah lolos sertifikasi Standar Nasional Indonesia (SNI), uji kompatibilitas dari Icon+ PLN, dengan jaminan kualitas dan keamanan tertinggi. Varian kapasitasnya beragam, mulai dari 60 kW hingga 260 kW, yang mampu melayani pengisian daya untuk mobil penumpang hingga kendaraan berat seperti bus dan truk listrik," jelasnya.
Sementara di hulu, Berkat Cawan tengah membangun pembangkit listrik tenaga air (PLTA) di daerah Sukabumi berkapasitas 220 megawatt.
PLTA tersebut juga dilengkapi saluran irigasi untuk mengairi sawah warga setempat.
Sebelumnya, melalui anak perusahaan PT Berkat Cawan Energi telah rampung pembangunan dua PLTA yakni, PLTA Cibuni berkapasitas 99 MW dan PLTA Cimandiri berkapasitas 75 MW di Sukabumi, Jawa Barat.
Berkat Cawan dukung program transisi energi hijau terintegrasi dengan mendirikan 7.000 SPKLU.
- Dukung Transisi Kendaraan Listrik, Teltonika Menggelar Telematics Summit di Jakarta
- Industri dan Sektor Energi Perlu Dijaga Bersama di Tengah Krisis Energi Global
- Alasan Purbaya Menunda Insentif Bagi Kendaraan Listrik
- Pengumuman, Insentif Kendaraan Listrik Ditunda hingga Juli 2026, Ini Penyebabnya
- CATL Mendominasi Pangsa Pasar Baterai EV di Tiongkok
- Insentif Kendaraan Listrik Berbasis NMC Disebut Jadi Pendorong Ekosistem EV di RI
JPNN.com




