Berkat Gotong Royong Aparat, Karhutla di 2 Kawasan Konservasi Riau Berhasil Dipadamkan
Berakhirnya operasi ditandai dengan Apel Konsolidasi Akhir Penanganan Karhutla yang dipimpin Kapolres Siak AKBP Sepuh Ade Irsyam Siregar bersama Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Siak Novendra Kasmara, Selasa (1/9/2026) sore.
Selama operasi berlangsung, petugas tidak hanya memadamkan api di permukaan, tetapi juga melakukan pendinginan untuk memastikan tidak ada bara yang masih tersimpan di dalam lahan gambut.
Selain kawasan sekitar Taman Nasional Zamrud, penanganan Karhutla di Tasik Betung yang berada di kawasan Cagar Biosfer Giam Siak Kecil juga telah diselesaikan.
Meski operasi pemadaman berakhir, petugas masih melakukan patroli dan pemantauan selama tiga hari untuk memastikan tidak muncul kembali titik panas maupun api baru.
Perkembangan positif juga terlihat di Kecamatan Kerumutan, Kabupaten Pelalawan.
Kawasan yang sebelumnya menjadi salah satu lokasi prioritas penanganan Karhutla di Riau tersebut kini telah empat hari tidak terdeteksi titik api.
Kapolres Pelalawan AKBP John Louis Letedara mengatakan, pemantauan menggunakan drone di Dusun Aur Kuning, Kerumutan, Selasa (1/9) sekitar pukul 18.05 WIB, hanya menemukan asap tipis di sejumlah bagian lahan.
Seiring kondisi yang semakin terkendali, personel BKO Polda Riau dan Polres Pelalawan yang sebelumnya diperbantukan dalam operasi pemadaman dan pendinginan telah dikembalikan ke kesatuan masing-masing.
Upaya penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di sejumlah wilayah rawan di Provinsi Riau menunjukkan hasil positif.
- Sigap Tangani Karhutla, TNI Tuai Apresiasi di Medsos
- Cegah Karhutla Berdampak Fatal ke Satwa, Kemenhut Percepat Upaya Penyelamatan
- Libatkan Generasi Muda, Sumalindo Hutani Jaya Sosialisasikan Pencegahan Karhutla
- Gandeng TNI, BULOG Mempercepat dan Masifkan Bantuan Pangan untuk 33,2 Juta Penerima
- Menhut Ungkap Perintah Prabowo soal Penanganan Karhutla, Ternyata...
- Wapres Gibran Minta Polisi Lebih Tegas Tangkap dan Proses Pelaku Karhutla
JPNN.com




