Bertemu Menag, Cak Imin Bakal Mendata Pesantren yang Rawan dari Sisi Bangunan Fisik
jpnn.com, JAKARTA - Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat (PM) Muhaimin Iskandar atau Cak Imin bertemu dengan Menteri Agama Nasaruddin Umar di kediaman eks Wakil Ketua DPR RI itu, Jakarta Selatan, Selasa (7/10).
Cak Imin mengaku pertemuan dengan Menag sebagai respons terhadap perintah Presiden RI Prabowo Subianto.
Prabowo memerintahkan Menko PM bersama Menag menelaah dan menelusuri bangunan masjid atau pesantren dengan tingkat kerawanan tinggi.
"Melakukan penelahahan, penelusuran, dan upaya pembangunan masjid serta pesantren terutama kami anggap memiliki kerawanan-kerawanan atau tidak memiliki standar," kata Cak Imin, Selasa.
Diketahui, penelusuran dilakukan setelah insiden ambruknya musala di Pondok Pesantren (Ponpes) Al Khoziny, Sidoarjo yang mengakibatkan puluhan orang meninggal dunia.
Menurut Cak Imin, rata-rata pesantren yang berusia tua membangun gedung tanpa disertai perencanaan matang.
Ketua Umum PKB itu mengatakan pembangunan tanpa perencanaan matang biasanya diakibatkan keterbatasan anggaran pesantren.
"Pesantren sering menggunakan cara tambal sulam di dalam melaksanakan pembangunannya," ungkap dia.
Menko PM Muhaimin Iskandar atau Cak Imin bakal mendata pesantren yang memiliki kerawanan dari sisi bangunan fisik.
- Kemenag: Jumlah Santri di Indonesia 4,6 Juta, Masih Terus Bertambah
- 23 Tahun Al Qohhar, Berawal dari Amanat Guru hingga Dampingi 1.252 Anak Yatim
- Kemenko Pemberdayaan Masyarakat Mengajak Santri Melek Keuangan
- Jejak Gus Miek & Boy Thohir di Balik Berdirinya Pesantren Al Hamid Cilangkap
- Prabowo Bentuk Direktorat Jenderal Pesantren di Kementerian Agama
- Kemenag Gandeng Save the Children, Fokus pada Mutu Pendidikan dan Perlindungan Anak
JPNN.com




