Ingatkan Mitra Pengelola SPPG, Nanik BGN: MBG Bukan Ladang Bisnis
jpnn.com, JAKARTA - Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik Sudaryati Deyang menyatakan Program Makan Bergizi Gratis atau MBG sejak awal bukan dirancang sebagai program bisnis, melainkan lahir dari kepedulian Presiden Prabowo Subianto terhadap kondisi masyarakat, khususnya golongan miskin.
Menurut Nanik, gagasan tersebut berawal dari pengalaman pribadi Prabowo pada 2012 saat melihat langsung kondisi masyarakat di kawasan Cilincing, Jakarta Utara.
Pimpinan BGN yang membidangi investigasi dan komunikasi publik tersebut menuturkan saat itu Prabowo menyaksikan warga yang mengais makanan sisa konsumsi dari para buruh pabrik untuk dibawa pulang demi memberi makan keluarga mereka. Menurut Naniek, kala itu Prabowo langsung marah.
"Dari situlah muncul tekad beliau, jika suatu saat mendapat amanah menjadi presiden, ingin memastikan masyarakat terutama anak-anak mendapatkan makanan yang layak. Jadi, Pak Prabowo itu menganggap Program MBG itu bukan orientasi bisnis," ujar Nanik dalam workshop bertajuk Penguatan Strategi Komunikasi dan Implementasi Kehumasan di Jakarta, Sabtu (7/3).
Lebih lanjut Nanik mengungkapkan MBG memang dirancang sebagai program investasi sosial dan kemanusiaan.
Pada tahap awal pelaksanaan MBG, katanya, pemerintah membuka peluang kemitraan bagi lembaga yang ingin terlibat dalam penyediaan layanan dapurnya engan prioritas kepada yayasan yang bergerak di bidang pendidikan, sosial, dan keagamaan.
Menurut Nanik, kebijakan tersebut bertujuan agar lembaga-lembaga sosial yang selama ini telah membantu masyarakat juga mendapatkan dukungan untuk memperbaiki fasilitas mereka.
"Di awal, mau tidak mau, mitra itu dalam bentuk CV atau PT, tetapi harus dalam bentuk yayasan. Yayasan pun itu ada syaratnya; harus yayasan pendidikan, sosial, keagamaan. Mengapa? Karena waktu itu Pak Prabowo berpikir bahwa yayasan-yayasan ini sudah kerja membantu negara, tapi enggak punya uang sehingga diharapkan kalau ada insentif itu bisa digunakan untuk membenahi pondoknya, membenahi sekolahnya, karena makannya kan sudah dapat dari negara," kata dia.
Wakil Kepala BGN Bidang Komunikasi dan Investigasi Nanik Sudaryati Deyang menegaskan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) bukan ladang bisnis.
- Hashim Ingin Pengawalan Program MBG Diperketat
- Waka MPR Eddy Soeparno Puji Langkah Prabowo Evaluasi MBG Agar Lebih Tepat Sasaran
- Gubernur Herman Deru Ajak Pelaku UMKM Maksimalisasi Adaptasi Digital di IFBC 2026
- Agustus Jadi Tenggat, Jumlah SPPG Pemilik SLHS Meningkat Pesat
- Adhi Karya Lakukan Fundamental Bisnis Review untuk Penguatan Kualitas Kinerja Perseroan
- Survei Cyrus: Masyarakat Mendukung MBG, tetapi Menginginkan Perbaikan Tata Kelola
JPNN.com




