Bidik Jhonny, KPK Terus Buru Bukti

Bidik Jhonny, KPK Terus Buru Bukti
Bidik Jhonny, KPK Terus Buru Bukti
JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mengembangkan pengungkapan kasus suap dana stimulus untuk infrastruktur pelabuhan di Indonesia Timur yang diduga melibatkan politisi Partai Demokrat, Jhonny Allen Marbun. KPK masih terus mengumpulkan bukti sebelum kasus itu dinaikan ke penyidikan.

Bagi KPK, kemunculan dan pengakuan Risco Pesiwarissa saja belum cukup untuk menjerat Jhonny Allen Marbun yang diduga ikut menerima uang suap dari rekanan Departemen Perhubungan. Wakil Ketua KPK, M Jasin, menyatakan, pihaknya terus berupaya menambah barang bukti.

"Bukti-bukti lain sedang dikumpulkan. Bukti kan tidak hanya satu, karena ada beberapa bukti yang masih harus dikumpulkan," ujar Jasin saat ditemui usai menghadiri sebuah acara di Hotel Sari Pan Pacific, Jakarta, Kamis (29/7).

Jasin menegaskan, KPK tidak mau sembarangan menetapkan seseorang sebagai tersangka korupsi jika barang buktinya minim. "Ini yang jadi permasalahan adalah pengumpulan bukti. Agar selengkap mungkin (bukti) yang kita miliki," tandasnya.

JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mengembangkan pengungkapan kasus suap dana stimulus untuk infrastruktur pelabuhan di Indonesia

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News