Biogas & Solar Dryer House Hadir di Sukabumi
jpnn.com, JAKARTA - Bupati Sukabumi, Asep Japar meresmikan pemanfaatan fasilitas biogas rumah di Kampung Cihurang, Desa Cidadap, serta Solar Dryer House di Kampung Babakan Asem, Desa Loji, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi.
Aktivitas edukasi teknologi energi terbarukan berbasis komunitas ini juga merupakan bagian dari proyek Pro Women 3 yang didukung oleh pendanaan Ford Foundation.
Peresmian ini menjadi langkah nyata dalam mendorong pemanfaatan energi terbarukan berbasis masyarakat sekaligus menjawab tantangan lingkungan dan ekonomi lokal.
Asep Japar menyampaikan pembangunan berbasis energi terbarukan harus memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
“Pemanfaatan biogas dan Solar Dryer House ini menunjukkan bahwa solusi energi bersih bisa hadir dari desa, dikelola oleh masyarakat, dan memberikan dampak nyata bagi lingkungan serta peningkatan kesejahteraan warga," ujar Asep.
Program biogas di Kampung Cihurang memanfaatkan limbah organik dapur Makan Bergizi Gratis (MBG).
Berdasarkan data Sistem Informasi Pengolahan Sampah Nasional (SIPSN), sampah sisa makanan masih menjadi kontributor terbesar timbunan sampah nasional.
Melalui pengolahan biogas, limbah organik dapat diubah menjadi energi bersih untuk kebutuhan memasak sekaligus mengurangi emisi gas rumah kaca.
Pemanfaatan biogas dan Solar Dryer House ini menunjukkan bahwa solusi energi bersih bisa hadir dari desa, dikelola oleh masyarakat, dan memberikan dampak nyata
- Bukan Cuma Irit, MPV Ramah Lingkungan Ini Punya Kabin Lapang & Fitur Modern
- Lautan Air Indonesia Gresik Raih Penghargaan Gold Industri Ramah Lingkungan
- Banyak Dampak Positif Jika Biogas Dikembangkan di Berbagai Pelosok Desa
- Pertamina dan Pemprov Jabar Berkolaborasi, Olah Sampah Menjadi Hidrogen Rendah Karbon
- Pertamina NRE Hadirkan Energi Bersih untuk Dukung Pembelajaran 768 Siswa SMPN 2 Mandau
- Penerima Beasiswa BAZNAS Juara INDES 2026 Berkat Inovasi Briket Limbah Ketapang
JPNN.com




