Blackout di Sumatra Jadi Alarm Penguatan Jaringan Transmisi
Dia menambahkan, dalam sejumlah proyek infrastruktur strategis, penyelesaian aspek sosial perlu dilakukan secara hati-hati agar tidak berkembang menjadi konflik agraria maupun persoalan berkepanjangan di kemudian hari.
Karena itu, dia menilai dukungan masyarakat dalam proses pembebasan lahan menjadi penting agar pembangunan pasokan listrik yang dibutuhkan publik dapat berjalan lebih optimal.
Selain itu, Agus juga mendorong penguatan koordinasi dan percepatan proses perizinan lintas wilayah agar proyek-proyek strategis dapat berjalan lebih efektif.
“Karena jalurnya melewati banyak wilayah, pembangunan transmisi memang membutuhkan kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, pelaksana proyek, dan masyarakat,” tuturnya.
Agus menilai percepatan pembangunan transmisi menjadi penting agar sistem kelistrikan Sumatra memiliki daya tahan yang lebih baik terhadap gangguan di masa mendatang.
“Blackout di Sumatra harus menjadi momentum bersama untuk mempercepat penguatan jaringan transmisi. Tanpa percepatan pembangunan transmisi, risiko gangguan sistem akan terus meningkat seiring pertumbuhan kebutuhan listrik dan aktivitas ekonomi di Sumatra,” serunya.(chi/jpnn)
Simak! Video Pilihan Redaksi:
Blackout di Sumatra harus menjadi momentum bersama untuk mempercepat penguatan jaringan transmisi.
Redaktur & Reporter : Yessy Artada
- Indonesia Hydropower Summit Dorong Akselerasi PLTA sebagai Pilar Keandalan Sistem Kelistrikan
- Dukung Percepatan PSN, PLN UIP JBB Bayar Kompensasi ROW SUTET 500 kV Priok–Muara Tawar
- Dukung PSEL Legok Nangka, PLN Ubah Ribuan Ton Sampah Menjadi Listrik
- PLN Electric Run 2026 Buka Tiket Early Bird, Targetkan 8.000 Pelari
- Masyarakat Tunggul Pandean Jepara Dukung Pembangunan GI Nalumsari 150 kV Milik PLN
- Kampanyekan Transisi Energi, PLN Electric Run 2026 Targetkan 8.000 Pelari
JPNN.com




