Blak-Blakan Bikin Purbaya Dicopot, Senggol Jokowi Sampai Internal Pemerintahan
jpnn.com, JAKARTA - Direktur Eksekutif Aljabar Strategic Indonesia Arifki Chaniago menyebut gaya komunikasi blak-blakan yang menjadi satu di antara penyebab Purbaya Yudhi Sadewa dicopot dari posisi Menteri Keuangan (Menkeu) era pemerintahan Prabowo Subianto.
“Purbaya punya gaya komunikasi yang menarik secara politik. Dia berani bicara apa adanya dan tidak terlalu birokratis, sehingga mudah mendapat perhatian publik," kata dia kepada awak media, Selasa (15/9).
Arifki menilai gaya komunikasi blak-blakan yang mendongkrak popularitas pada akhirnga bisa memunculkan ketidakpastian pasar dan ketidaknyamanan kalangan elite politik.
"Menteri Keuangan, setiap pernyataan memiliki konsekuensi yang lebih besar. Pasar bisa membacanya sebagai sinyal kebijakan, sementara elite politik bisa membacanya sebagai sikap politik,” ujar pengamat politik itu.
Arifki menuturkan gaya blak-blakan Purbaya ini saat menanggapi wacana obligasi daerah dari Gubernhr Jakarta Pramono Anung.
Menurutnya, pernyataan Purbaya soal obligasi daerah secara substansi tak masalah karena berada dalam ranah kebijakan fiskal.
Namun, ujar Arifki, Pramono merupakan satu figur penting di PDIP. Berpolemik soal obligasi daerah memiliki dimensi politik yang tidak bisa sepenuhnya diabaikan.
"Perdebatan dengan Pramono bisa terbaca sebagai gesekan dengan PDIP. Jadi, isu yang awalnya teknokratis bisa berkembang menjadi isu politik,” katanya.
Pengamat politik Arifki Chaniago menilai gaya komunikasi blak-blakan Purbaya memunculkan ketidakpastian pasar dan ketidaknyamanan elite politik.
- Putusan MK Dinilai Tak Pengaruhi Peluang Gibran pada Pilpres 2029
- Momen Prabowo “Cueki” Jokowi di HUT TNI Jadi Sorotan
- PSI Harus Hati-Hati, Jangan Terlena dengan Keluarga Jokowi
- SDO GPI Hasilkan 15 Rekomendasi Strategis, dari Krisis Pendidikan Hingga Politik 2029
- Serukan Oposan Kuat, Anwar Abbas Sebut Demokrasi Tanpa Oposisi Hambar
- Reshuffle 1 Oktober Bernuansa Sterilisasi Rezim Prabowo dari Loyalis Jokowi
JPNN.com




