JPNN.com

BNI Syariah Ajak Nasabah Lebih Bijak Berinvestasi di Kala Pandemi

Minggu, 28 Juni 2020 – 04:12 WIB
BNI Syariah Ajak Nasabah Lebih Bijak Berinvestasi di Kala Pandemi - JPNN.com
Ilustrasi New Normal. Foto:Ardisa Barack/JPNN

jpnn.com, JAKARTA - BNI Syariah menggelar Webinar edukasi produk perbankan syariah untuk nasabah korporasi BNI Syariah.

Di antaranya pegawai PT Pertamina, PT PLN, PT Telkom Indonesia Tbk, PT Angkasa Pura II, PT Indonesia Asahan Aluminium, PT Wijaya Karya Tbk dan PT Pelabuhan Indonesia I di area Sumatera Utara.

Webinar dengan tema 'Berinvestasi di tengah pandemi, ini diharapkan bisa memfasilitasi kebutuhan masyarakat akan pembiayaan dan investasi pembelian rumah dengan akad syariah.

Direktur Bisnis Ritel dan Jaringan BNI Syariah, Iwan Abdi mengatakan Webinar ini merupakan bagian dari value Hasanah Banking Partner yang diusung oleh BNI Syariah dalam memberikan layanan terbaik sesuai prinsip syariah.

“Saat ini, dunia dihadapkan pada kondisi krisis kesehatan yang berdampak pada krisis finansial karena pandemi COVID-19, dengan Webinar ini, kami berharap para nasabah dapat secara jeli melihat peluang investasi, salah satunya melalui properti,” kata Iwan.

Terkait investasi properti, BNI Syariah memiliki produk unggulan yaitu BNI Griya iB Hasanah, merupakan fasilitas pembiayaan konsumtif dengan akad murabahah dan MMQ yang diberikan kepada anggota masyarakat untuk membeli, membangun, merenovasi rumah termasuk ruko, rusun, ruko kantor (rukan), apartemen dan pembelian tanah kavling.

Fitur unggulan BNI Griya iB Hasanah sesuai syariah, proses cepat tiga hari kerja, jangka waktu sampai 20 tahun, pembiayaan sampai Rp25 miliar, harga jual tetap sampai lunas, uang muka DP rendah, dan mempunyai fitur 5 bebas yaitu bebas biaya provisi, bebas biaya administrasi, bebas appraisal, bebas denda dan bebas gharar.

"BNI Syariah berharap bisa menjadi mitra yang memberikan solusi bagi seluruh kebutuhan perbankan segenap nasabah korporasi, baik dalam transaksi bisnis maupun pengelolaan keuangan manajemen dan pegawai," tutur Iwan.

SPONSORED CONTENT

loading...
loading...
yessy