BNN Gelar Operasi di Bandara, Konon Ada Rombongan Caketum Hipmi yang Terjaring

BNN Gelar Operasi di Bandara, Konon Ada Rombongan Caketum Hipmi yang Terjaring
Logo Badan Narkotika Nasional (BNN). Foto/ilustrasi: dokumen JPNN.Com

jpnn.com, JAKARTA - Menjelang pelaksanaan Musyawarah Nasional (Munas) Hipmi 2026, dunia organisasi pengusaha muda nasional diguncang kabar tak sedap.

Rombongan salah satu calon ketua umum Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi), diduga terjaring operasi terpadu Badan Narkotika Nasional (BNN) di Bandara Internasional Soekarno-Hatta usai kembali dari Bangkok, Thailand.

Operasi yang digelar pada Senin 8 Juni 2026 malam itu merupakan bagian dari Operasi Sekuens "Sapu Bersih Narkotika" yang melibatkan BNN, Direktorat Jenderal Imigrasi, Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, serta Polres Bandara Soekarno-Hatta.

Informasi yang beredar menyebutkan rombongan yang diperiksa merupakan bagian dari salah satu kubu calon ketua umum (Caketum) Hipmi yang baru tiba dari Thailand. Bahkan, sejumlah nama yang diamankan disebut berasal dari jajaran pengurus Hipmi daerah.

Berdasarkan hasil pemeriksaan terhadap 14 warga negara Indonesia yang tiba dari Bangkok, petugas menemukan 10 orang positif mengandung narkotika dan/atau zat adiktif berdasarkan tes urine awal.

Zat yang terdeteksi beragam, mulai dari metamfetamina, amfetamina, THC hingga kokain. Sepuluh orang yang dinyatakan positif masing-masing berinisial M.M, FR, GAS, MA, ASM, DP, HP, MI, AN, dan RA.

Tak hanya itu, petugas juga menemukan serbuk seberat 22 gram yang diduga ketamin di dalam koper milik salah satu penumpang berinisial HP.

Meski ketamin tidak masuk kategori narkotika dalam kasus ini, temuan tersebut tetap didalami melalui pemeriksaan laboratorium.

Rombongan salah satu calon ketua umum Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) diduga terjaring operasi terpadu Badan Narkotika Nasional (BNN)

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News