Bobotoh Disabilitas: Tak Melihat, Merasakan Persib dengan Cinta Tanpa Batas

Bobotoh Disabilitas: Tak Melihat, Merasakan Persib dengan Cinta Tanpa Batas
Bobotoh Disabilitas. Foto: Raissa Amira Adawiyah/Persib

Bagi Indrayati, Nobar Biru menjadi ruang untuk berbagi kebahagiaan dan merasakan kebersamaan dengan sesama Bobotoh. Terlebih, pertandingan melawan Manila Digger harus berlangsung tanpa penonton di stadion.

"Ingin berbagi kebahagiaan, ingin sama-sama menonton bareng. Biasanya dengar bareng atau debar, sering juga di tempat-tempat lain," ujar Indrayati.

Menurutnya, kondisi pertandingan yang tidak bisa dihadiri Bobotoh secara langsung membuat Nobar Biru terasa makin berarti.

"Karena tidak ada penonton, ingin merasakan kebersamaan di Nobar Biru," katanya.

Indrayati pun berharap perjalanan Persib di kompetisi Asia musim ini berlanjut dengan prestasi.

Namun, lebih dari sekadar hasil pertandingan, ia menegaskan bahwa kecintaannya kepada Persib tidak bergantung pada kemenangan atau kekalahan.

"Jangan sampai tertinggal, pengennya Persib selalu juara. Namun, apa pun hasilnya, Persib tetap punya saya dan punya semua Bobotoh," tuturnya. (raissa amira adawiyah-persib)

Biasanya para Bobotoh disabilitas cuma debar atau dengar bareng, kini ikut nobar di Graha Persib.

Redaktur & Reporter : Tim Redaksi

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News