BP3MI Bali Dorong Peningkatan Pelindungan dan Kompetensi Calon Pekerja Migran Indonesia di Bangli

BP3MI Bali Dorong Peningkatan Pelindungan dan Kompetensi Calon Pekerja Migran Indonesia di Bangli
Pengantar Kerja Ahli Pertama BP3MI Bali, I Gusti Agung Nanditya Wardhana dalam kegiatan Peningkatan Pelindungan dan Kompetensi Calon Pekerja Migran Indonesia/Pekerja Migran Indonesia (CPMI/PMI) yang diselenggarakan oleh Dinas Tenaga Kerja Provinsi Bali di LPK BITS Kabupaten Bangli pada Selasa (24/42026). Foto: Situs KP2MI

jpnn.com, JAKARTA - Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Bali menjadi narasumber dalam kegiatan Peningkatan Pelindungan dan Kompetensi Calon Pekerja Migran Indonesia/Pekerja Migran Indonesia (CPMI/PMI) yang diselenggarakan oleh Dinas Tenaga Kerja Provinsi Bali di LPK BITS Kabupaten Bangli pada Selasa (24/42026).

Kegiatan ini diikuti oleh sekitar 30 peserta dan menghadirkan narasumber dari berbagai instansi di antaranya Dinas Tenaga Kerja Provinsi Bali, Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Bangli serta Bank Pembangunan Daerah (BPD) Bali.

Kolaborasi lintas instansi ini menjadi wujud sinergi dalam memperkuat pemahaman serta pelindungan bagi calon pekerja migran Indonesia, khususnya dalam proses penempatan ke luar negeri.

Dalam pemaparannya, BP3MI Bali menyampaikan materi mengenai mekanisme bekerja ke luar negeri secara prosedural dan aman.

Selain itu, tingginya minat peserta pada sektor hospitality juga menjadi perhatian sehingga informasi terkait peluang kerja di sektor tersebut turut disampaikan sebagai salah satu potensi penempatan yang menjanjikan.

Pengantar Kerja Ahli Pertama BP3MI Bali, I Gusti Agung Nanditya Wardhana menegaskan lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) memiliki peluang besar untuk bekerja di luar negeri apabila didukung dengan kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan pasar kerja.

“Lulusan SMK memiliki kesempatan yang sangat terbuka untuk bekerja di luar negeri, terutama pada sektor yang membutuhkan keterampilan teknis seperti hospitality. Dengan kompetensi yang dimiliki serta mengikuti prosedur yang benar, peluang tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal,” ujarnya seperti dilansir dalam situs KP2MI.

Kegiatan berlangsung secara interaktif dan mendapat antusiasme tinggi dari para peserta. Diskusi yang terbangun turut memperkaya pemahaman mengenai prosedur penempatan serta gambaran peluang kerja di luar negeri.

BP3MI Bali menjadi narasumber dalam kegiatan Peningkatan Pelindungan dan Kompetensi Calon Pekerja Migran Indonesia di Kabupaten Bangli.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News