BPBD Pasuruan: 6.650 Rumah di 11 Kecamatan Terdampak Banjir
jpnn.com - PASURUAN - Banjir terjadi di sejumlah kecamatan pada Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pasuruan mencatat 6.650 rumah di 11 kecamatan terdampak banjir dengan ketinggian air mencapai lebih dari 1,5 meter di beberapa titik.
Menurut Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Pasuruan Sugeng Hariyadi, banjir dipicu intensitas hujan yang tinggi hampir merata di seluruh wilayah, yang berlangsung sejak Selasa (24/3) malam hingga Rabu (25/3) pagi.
"Wilayah dengan dampak paling parah berada di Kecamatan Beji, dengan enam desa terdampak, yakni Desa Beji, Kedungringin, Gununggangsir, Pagak, Kedungboto, dan Cangkringmalang," kata Sugeng di Pasuruan, Rabu (25/3).
Dia mengatakan banjir di Desa Beji, khususnya di wilayah Dusun Pasinan, memiliki ketinggian air yang mencapai 120 sentimeter dan merendam 72 rumah.
Sugeng menuturkan data BPBD mencatat banjir juga terjadi di Kecamatan Rejoso, tepatnya di Desa Jarangan dan Toyaning, dengan ketinggian air antara 10 hingga 30 cm.
Selanjutnya, dia menyebut di Kecamatan Bangil genangan melanda lima kelurahan dan tiga desa, yakni Kelurahan Kalianyar, Tambakan, Kauman, Kalirejo, Latek, serta Desa Manaruwi, Tambakan, dan Masangan, dengan ketinggian air berkisar 20 hingga 60 cm.
Di Kecamatan Winongan, katanya, turut terdampak dengan delapan desa terendam yaitu Desa Menyarik, Mendalan, Gading, Minggir, Prodo, Winongan Lor, Winongan Kidul, dan Penataan dengan ketinggian air tertinggi mencapai 80 cm di beberapa desa.
BPBD Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, mencatat 6.650 rumah di 11 kecamatan terdampak banjir.
- Tiga Kecamatan di Medan Terendam Banjir, Pusdalops Sumut Sebut Ada 1.500 Warga Terdampak
- Banjir Merendam Lahan Pertanian 2 Desa di Parimo
- Banjir Rob Melanda 3 Desa di Rembang
- Gempur Rokok Ilegal, Bea Cukai Gencar Lakukan Ini Demi Tingkatkan Kesadaran Publik
- Motor Hangus Terbakar di Jalan Panglima Sudirman Surabaya, Ini Penyebabnya
- Banjir Melanda Kota Manado, 747 Warga Mengungsi
JPNN.com




